Jumat, 17 Juni 2011

Aku berada di negeri seberang

Ikhlaskanlah diriku untuk merantau

Hapuslah semua air matamu

Kuatkanlah diriku untuk bertahan

Ku ingat ibunda dan kampung halaman

Ku rindu dirimu pujaan hatiku

Aku akan pulang untukmu sayang

Takkan lelah hatiku tuk mengejar mimpiku

Aku akan pulang ooh tuk mengikat janji

Ku ingat ibunda dan kampung halaman

Ku rindu dirimu pujaan hatiku

Aku akan pulang untukmu sayang

Takkan lelah hatiku tuk mengejar mimpiku

Aku akan pulang ooh tuk mengikat janji

Aku akan pulang untukmu sayang

Takkan lelah hatiku tuk mengejar mimpiku

Aku akan pulang ooh tuk mengikat janji

Kamis, 09 Juni 2011

DOA UNTUK KEKASIHTautan
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang...

Ya Allah...
seandainya telah engkau catatkan...
dia milikku,tercipta buatku...
Satukanlah hatinya dengan hatiku.
Titipkanlah kebahagiaan antara kami...
agar kemesraan itu abadi...

Ya Allah, Ya Tuhanku Yang Maha Mengasihani...
Seiringkanlah kami melayari kehidupan ini..
Ketepian yang sejahtera dan abadi...
maka jodohkanlah kami...
Tetapi Ya Allah...
seandainya telah Engkau takdirkan dia bukan milikku...
Bawalah dia jauh dari pandanganku..
Luputkanlah dia dari ingatanku...
Dan peliharalah aku dari kekecewaan...

Ya Allah, Ya Tuhanku Yang Maha Mengerti...
Berilah aku kekuatan...
menolak bayangannya jauh ke dada langit...
Hilang bersama senja yang merah...
agar aku sentiasa tenang...
Walaupun tanpa bersama dengannya...

Allah Yang Tercinta...
pasrahkanlah aku dengan takdir-Mu.
Sesungguhnya apa yang Engkau takdirkan...
adalah yang terbaik untukku...
Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui segala yang terbaik bagiku...
Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui segala yang terbaik bagi hamba-Mu ini...
Ya Allah cukuplah Engkau sahaja yang jadi Pemeliharaku di dunia mahupun di akhirat...
Menjuruskan aku kearah kemaksiatan dan kemungkaran...
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman...
Agar aku dan dia bersama-sama dapat membina kesejahteraan hidup...
ke jalan yang Engkau redhai...
Dan kurniakanlah kepadaku keturunan yang soleh dan solehah...
Ya Allah... berikanlah kami kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat...
Dan peliharalah kami dari azab api neraka...
Amin...Amin...Amin ...Ya Rabbal a'lamin....

Sabtu, 04 Juni 2011

Tak ada yang abadi

Tak ada yang abadi
peterpan


Takkan selamanya tanganku mendekapmu
Takkan selamanya raga ini menjagamu

Seperti alunan detak jantungku
Tak bertahan melawan waktu
Dan semua keindahan yang memudar
Atau cinta yang telah hilang

Tak ada yang abadi
Tak ada yang abadi
Tak ada yang abadi
Tak ada yang abadi...

Ho....Biarkan aku bernafas sejenak
Sebelum hilang....

Reff :
Tak 'kan selamanya
tanganku mendekapmu
Tak 'kan selamanya
Raga ini menjagamu
Jiwa yang lama segera pergi
Bersiaplah para pengganti...

Tak ada yang abadi
Tak ada yang abadi
Tak ada yang abadi
Tak ada yang abadi...

Selasa, 15 Maret 2011

KULIAH KERJA USAHA (KKU) SISTEM INFORMASI

KULIAH KERJA USAHA (KKU)
1. Umum
Jumlah sarjana yang mampu menciptakan lapangan kerja
masih sangat terbatas. Hal ini disebabkan rendahnya kemampuan
dalam berwirausaha dan kendala modal serta kesempatan, walaupun
di sisi lain mahasiswa mempunyai potensi yang bagus untuk
pengembangan diri karena sudah memahami Ipteks yang
dipelajarinya. Jiwa kewirausahaan tidak mungkin hanya ditumbuhkan
melalui pengajaran saja, namun harus diiringi dengan pelatihan diri
dan pembinaan secara intensif melalui kerja nyata berwirausaha.
Kesempatan dan modal berwirausaha akan lebih mudah diperoleh
apabila mahasiswa telah memiliki pengalaman praktis menerapkan
Ipteks.
Untuk menjadi wirausahawan, mahasiswa perlu dibekali
kemampuan praktis yang mencakup keterampilan menerapkan Ipteks
yang dipahami, keahlian manajemen dan pemasaran serta adopsi
inovasi teknologi. Pengalaman ini dapat diperoleh mahasiswa melalui
Kuliah Kerja Usaha. Kemampuan praktis ditumbuhkembangkan
dengan berperan aktif membantu berkembangnya usaha rumah
tangga atau usaha kecil menengah tempat mahasiswa bermitra.
Mahasiswa pelaksana KKU, selain belajar berwirausaha, juga
menerapkan Ipteks yang dikuasai seperti penyempurnaan proses
produksi, peningkatan kualitas produk dan jasa, penyempurnaan
manajemen usaha, maupun pembenahan metoda pemasaran. Inilah
yang membedakan KKU dengan MKU. Sambil membantu menata
proses produksi atau pemasaran produk, mahasiswa belajar cara
berkomunikasi dengan pengusaha, pegawai, konsumen, tengkulak,
penjual eceran dan grosir sehingga mendorong tumbuhnya
kedewasaan berpikir, berucap dan bertindak. Aspek kewirausahaan
yang mewarnai KKU inilah yang membedakan KKU dengan Kuliah
Kerja Nyata maupun Praktek Kerja.
Kegiatan KKU dapat menumbuhkembangkan calon
wirausahawan yang handal dan mandiri dari kalangan mahasiswa
melalui proses aktif yang berprinsip pada pemihakan dan
pemberdayaan masyarakat dalam rangka mendorong peningkatan
pertumbuhan usaha kecil menengah. Tujuan khusus yang ingin
dicapai dari KKU adalah: (1) berkembangnya budaya kewirausahaan
di perguruan tinggi, (2) terwujudnya calon sarjana yang cendekiawan
dan berjiwa kewirausahaan serta sadar dengan masalah
lingkungannya, dan (3) menumbuhkembangkan usaha kecil
menengah yang memiliki daya saing tinggi dari segi kualitas
produk/jasa, kinerja dan pemasaran.
Kuliah Kerja Usaha dilaksanakan oleh suatu Tim Dosen
dibentuk LPM dalam suatu wilayah dengan lingkup dan tahapan: (1)
pembekalan bagi mahasiswa KKU dalam rangka membangkitkan
potensi wirausaha, menyamakan persepsi sifat dan karakteristik UKM
serta cara untuk meningkatkan usahanya, dan meningkatkan kesiapan
mahasiswa untuk pendekatan sosial, dinamika kelompok dan
teknologi tepat guna dan tepat usaha, (2) pemutakhiran data awal
melalui identifikasi lokasi, masyarakat dan potensinya, (3)
pelaksanaan KKU di UKM Mitra, (4) pemantauan dan pembimbingan
oleh dosen pembimbing secara berkala, dan (5) evaluasi pelaksanaan
KKU oleh tim pelaksana terutama untuk mengetahui potensi ekonomi
produk, nilai tambah produk dari sisi Ipteks, manfaat bagi mitra usaha,
bagi peserta KKU, tim pelaksana/pembimbing dan nilai tambah bagi
institusi pelaksana, dan (6) penyusunan business plan oleh
mahasiswa peserta KKU..
Pelaksanaan KKU disebut berhasil apabila (1) pengusaha mitra
KKU merasakan manfaat KKU, (2) terwujudnya perangkat/proses
produksi, manajemen dan pemasaran yang telah disempurnakan
peserta KKU (3) hasil evaluasi kegiatan KKU dari mahasiswa, mitra
KKU dan dosen pembimbing memperlihatkan manfaat yang besar baik
dari segi pengalaman menerapkan Ipteks dalam peningkatan kualitas
produk mitra, tumbuhnya jiwa kewirausahaan peserta, maupun
peningkatan bisnis mitra KKU, dan (4) paling sedikit 40% dari mitra
KKU mampu membuat proposal WUB atau proposal pengajuan kredit
yang dinilai layak dilaksanakan oleh pembimbing.
Dana yang dialokasikan untuk KKU sebesar Rp. 30.000.000,-
untuk 10–30 mahasiswa peserta, dengan peruntukan (1) honorarium
(maksimum 20%) untuk tim pelaksana, pembimbing KKU, dan pengajar
pembekalan, (2) selebihnya untuk bahan habis pakai, biaya perjalanan
pembimbing peserta KKU, tim pemantau, dan dokumentasi serta biaya
pembuatan alat untuk menyempurnakan proses produksi dan
pemasaran.
2. Tata Cara Usul Program Kuliah Kerja Usaha
a. Sampul Muka
Sampul muka proposal warna merah muda dengan ukuran kertas A-4,
secara berurutan memuat (1) tulisan “Usul Program Pengembangan
Budaya Kewirausahaan di Perguruan Tinggi”, (2) Logo Perguruan Tinggi,
(3) Kegiatan Kuliah Kerja Usaha dan Judul, (4) Nama-nama Pengusul
dengan gelar akademik dan NIP, (5) Nama LPM Perguruan Tinggi dan
Perguruan Tinggi, dan (6) Tahun, seperti contoh berikut:


b. Halaman Pengesahan
Setiap usulan program harus disertai halaman pengesahan yang
menunjukkan bahwa usul yang bersangkutan telah melalui proses
evaluasi internal masing-masing perguruan tinggi.

HALAMAN PENGESAHAN
1. Jenis Kegiatan dan Produk yang Akan Dihasilkan:


c. Sistematika
Penulisan proposal mengikuti alur penulisan sebagai berikut
Halaman Pengesahan (lihat halaman pengesahan)
BAB 1. Analisis Situasi
Antara lain berisi penjelasan mengenai:
a. Latar belakang diperlukannya kegiatan KKU bagi mahasiswa,
terutama dikaitkan dengan potensi dan lingkungan wirausaha
daerah setempat
b. Motivasi diselenggarakannya KKU, motivasi calon tim pelaksana
dan mahasiswa peserta serta pengalaman masing-masing dalam
berwira-usaha.
c. Penetapan tim dan institusi pelaksana, dosen pembimbing, nara
sumber serta calon calon industri/pengusaha mitra KKU
BAB II. Perumusan Masalah Mitra KKU
Antara lain berisi penjelasan mengenai permasalahan yang dihadapi
Industri Rumah Tangga, UKM, Koperasi Mitra KKU, dalam proses
dan manajemen produksi, pemasaran serta manajemen perusahaan.
Penyelesaian permalahan ini dapat secara signifikan meningkatkan
bisnis mitra, sebagai akibat meningkatnya kualitas hasil produksi dan
meluasnya pemasaran serta membaiknya manajemen perusahaan.
BAB III. Metode Penyelesaian Permasalahan
Antara lain berisi uraian mengenai kerangka berpikir dalam
penyelesaian masalah, metode penyelesaian yang digunakan beserta
justifikasi penetapannya. Diuraikan pula strategi pelaksanaan
penyelesaian masalah mitra. Hal-hal tersebut di atas harus konvergen
dengan tujuan penumbuhan jiwa kewirausahaan peserta KKU
BAB III. Tujuan Khusus dan Target Luaran Kegiatan
Antara lain berisi uraian mengenai:
a. Tujuan spesifik yang akan dicapai sehubungan dengan
diperlukannya pengalaman berwirausaha dengan cara berperan
serta dalam meningkat-kan hasil produksi/jasa dan pemasaran
produk/jasa mitra KKU
b. Target luaran minimal yang diharapkan untuk dicapai
BAB IV. Manfaat
a. Potensi ekonomis produk/komoditas
b. Nilai tambah produk dari sisi Ipteks
c. Manfaat bagi mitra pengusaha dan dampak sosial bagi lingkungan
sekitar UKM
d. Nilai tambah bagi peserta KKU
f. Nilai tambah bagi perguruan tinggi pengusul
BAB V. Justifikasi Pemilihan Industri/Pengusaha Mitra KKU
Antara lain menjelaskan bahwa perusahaan/industri barang/jasa
calon mitra KKU mempunyai aktivitas produksi dan bisnis yang
signifikan untuk dibantu peningkatannya, baik dari segi komoditas
yang dihasilkan dan dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan
masyarakat maupun dari segi perputaran dana, sehingga mitra layak
untuk wahana penerapan Ipteks dan penyerapan pengalaman
berproduksi dan berbisnis.
BAB VI. Informasi tentang Industri/Pengusaha Mitra
Antara lain berisi penjelasan mengenai:
c. Komoditas yang dihasilkan/dipasarkan
d. Harga jual produk dan komponen signifikan yang
mempengaruhinya
e. Sumberdaya (manusia, alat produksi dan dana)
f. Kondisi manajemen
g. Kondisi produksi (termasuk penanganan limbah)
h. Fasilitas komunikasi dan relasi yang dipunyai
i. Kondisi dan lingkup pemasaran produk
j. Denah lokasi industri/pengusaha mitra
BAB VII. Pola/Rancangan Pelaksanaan dan Evaluasi
Antara lain berisi penjelasan pola dan rancangan pelaksanaan KKU
yang spesifik dengan industri/pengusaha mitra dan bidang studi calon
peserta KKU. Dijelaskan pula metoda seleksi dan evaluasi hasil
pembelajaran KKU serta evaluasi pelaksanaan KKU
BAB VIII. Rencana Kerja dan Jadwal Pelaksanaan
Antara lain berisi penjelasan secara rinci mengenai rencana
persiapan dan pelaksanaan, termasuk pelaksanaan seleksi calon
peserta, pelaksanaan dan evaluasi KKU serta jadwal keseluruhan
(tentative)
BAB IX. Rencana Anggaran Biaya
Berisi uraian anggaran biaya beserta penjelasannya untuk
akuntabilitas pendanaan dengan mengikuti kerangka acuan.
BAB X. Fisibilitas Sumberdaya Perguruan Tinggi Penyelenggara KKU
Antara lain berisi penjelasan
a. Nama-nama tim pelaksana/pembimbing dan nara sumber
beserta tugasnya masing-masing (sebaiknya dalam bentuk
tabel)
b. Nama dan alamat institusi yang mendukung penyelenggaraan
KKU (Fakultas, jurusan), laboratorium beserta peralatan spesifik
yang dapat digunakan mendukung penyempurnaan proses
produksi mitra KKU
c. Nama penanggung jawab insitusi pada butir b
d. Hubungan kerja dan koordinasi tim pelaksana dengan institusi
dan laboratorium pada butir b dengan LPM
BAB XII. Biodata Tim Pelaksana, Nara Sumber dan Mitra Pengusaha
Antara lain meliputi: Nama, Tempat/tanggal lahir, Kualifikasi bidang
keilmuan, Institusi tempat bekerja (Jurusan, Program Studi), Jenjang
pendidikan, dan penjelasan rinci tentang pengalaman kerja,
pengalaman penelitian/pengembangan teknologi yang berkaitan
dengan kewirausahaan lima tahun terakhir.
BAB XIII. Indikator Pencapaian Tujuan
Antara lain menjelaskan tentang:
a. Business plan sebanyak 40 % dari jumlah mahasiswa peserta
KKU.
b. Kriteria keberhasilan spesifik berdasarkan Analisis Situasi dan
Target Luaran yang telah dipaparkan pada butir 2 dan 5
c. Rincian indikator keberhasilan berdasarkan pada kerangka
acuan, yang terkait secara spesifik dengan keadaan
industri/pengusaha mitra dan perguruan tinggi pengusul
BAB XIV. Surat Kesediaan Kerjasama antara Ketua Pelaksana dengan
Mitra Pengusaha Tempat Magang (bermetarai Rp. 6.000,-)
Lampiran-lampiran (bila diperlukan)
1 Foto kegiatan pelaksanaan KKU
2 Data dosen pembimbing, dan mahasiswa peserta KKU
3 Data Mitra KKU
d. Format Surat Pernyataan Kesediaan Bekerjasama

SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN BEKERJASAMA
ANTARA PENGUSAHA/INDUSTRI DENGAN PELAKSANA
PROGRAM PENGEMBANGAN BUDAYA KEWIRAUSAHAAN
DI PERGURUAN TINGGI
Yang bertanda tangan dibawah ini,
1. Nama : ………………………………..............
Jabatan di Perusahaan/Industri : Direktur Utama/Pemilik
Bidang Usaha : Industri Menengah ………………..
Alamat : ………………………………………...
………………………………………...
selanjutnya disebut pihak pertama
2. Nama : …………………………………..........
NIP : ..……............
Pangkat/Golongan : ……………………………………......
Jurusan/Fakultas : …………………………………….....
Perguruan Tinggi : …………………………………….....
Alamat : …………………………………….....
selanjutnya disebut pihak kedua

Pihak pertama dan pihak kedua dengan ini menyatakan kesediaan untuk
bekerjasama dalam pelaksanaan Kegiatan KULIAH KERJA USAHA (KKU)
Program Pengembangan Budaya Kewirausahaan di Perguruan Tinggi …………*
Melalui kerjasama ini, sesuai dengan kemampuan dan kewenangan masingmasing,
pihak pertama akan menyediakan kesempatan bagi mahasiswa untuk
melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Usaha di perusahaan/industrinya dan pihak
kedua akan memberikan saran penyempurnaan proses produksi/pemasaran**
sesuai dengan kepakarannya, yang diperlukan oleh pihak pertama dalam upaya
peningkatan bisnisnya.
Bersama ini dinyatakan pula dengan sebenarnya bahwa diantara kedua pihak
tidak mempunyai ikatan keluarga dalam bentuk apapun. Surat Pernyataan
Kesediaan Bekerjasama ini dibuat tanpa adanya unsur pemaksaan dan dengan
penuh kesadaran dan tanggung jawab saling membantu dalam upaya
meningkatkan budaya kewirausahaan generasi muda.
……., ………………..
Yang membuat Pernyataan



Pihak Kedua Pihak Pertama
Materai
tanda tangan Rp. 6.000,- Cap dan tanda tangan
Nama Terang Nama Terang

* setelah usulan lolos seleksi
** ditulis sesuai dengan usulan
• Catatan: Surat Pernyataan diusahakan dibuat dalam satu halaman



3. Evaluasi Usul Kuliah Kerja Usaha
a. Instrumen Penilaian
FORMAT PENILAIAN USUL KULIAH KERJA USAHA
I. Identitas Program
1. Judul Kegiatan :........................................................
2. Ketua Pelaksana :........................................................
3. Perguruan Tinggi :........................................................
4. Fakultas/Jurusan/Program Studi :........................................................
5. Jangka Waktu Pelaksanaan : ..............bulan
6. Biaya : Rp. ................







5. Laporan Hasil Kuliah Kerja Usaha
a. Sampul Muka
Untuk laporan Kuliah Kerja Usaha, gunakan sampul warna merah
muda dengan ukuran A-4, tuliskan semua nama tim pelaksana, lengkap
dengan gelar akademik dan NIP. Lebih jelas seperti contoh berikut:







c. Sistematika Laporan
Sistematika Laporan Kuliah Kerja Usaha mengikuti alur seperti
berikut:
LEMBAR PENGESAHAN............................................................................i
RINGKASAN DAN SUMMARY ..................................................................ii
PRAKATA.................................................................................................. iii
DAFTAR ISI ..............................................................................................iv
DAFTAR TABEL ........................................................................................v
DAFTAR GAMBAR ...................................................................................vi
BAB I. PENDAHULUAN............................................................................ 1
- Pemikiran yang mendasari kegiatan.....................................................
- Analisis situasi mahasiswa secara umum pada perguruan tinggi
pelaksana berkaitan dengan kegiatan kewirausahaan............................
BAB II. TUJUAN, TARGET LUARAN DAN INDIKATOR KEBERHASILAN
KEGIATAN ..................................................................................................
- Tujuan kegiatan.....................................................................................
- Target luaran kegiatan ..........................................................................
- Indikator keberhasilan kegiatan ............................................................
BAB III. PELAKSANAAN KEGIATAN..........................................................
- Analisis situasi mahasiswa peserta kegiatan (menjelaskan latar
belakang secara umum, pengalaman kewirausahaan, data program
studi peserta, motivasi keikutsertaan) ..................................................
- Analisis situasi Industri Kecil Mitra atau Koperasi (menjelaskan latar
belakang pendirian, masalah yang dibantu diselesaikan, potensi
ekonomis dan pemasaran produk/barang yang didagangkan/jasa yang
diberikan, sumberdaya manusia/alat produksi/dana) ...........................
- Kerangka berpikir dan metoda penyelesaian masalah mitra ...............
- Pelaksanaan kegiatan KKU dan pola evaluasi proses pelaksanaan
kegiatan KKU (menjelaskan pelaksanaan kegiatan, alasan pemilihan
dan pelaksanaan evaluasi serta hasil evaluasi secara keseluruhan)...
- Jadwal pelaksanaan kegiatan KKU ......................................................
BAB IV. EVALUASI DAN PEMBAHASAN PELAKSANAAN KEGIATAN....
- Evaluasi dan pembahasan manfaat dan ketercapaian tujuan
kegiatan (menjelaskan dari sisi IKM, mahasiswa peserta KKU dan
perguruan tinggi pelaksana) ..............................................................
- Evaluasi dan pembahasan penerapan metode penyelesaian
masalah IKM......................................................................................
- Pembahasan luaran kegiatan dan perwujudan indikator pencapaian
tujuan kegiatan ..................................................................................
- Pembahasan penyerapan biaya pelaksanaan kegiatan....................
BAB V. PEMBAHASAN PENYEMPURNAAN KEGIATAN
- Pelaksanaan kegiatan .......................................................................
- Proses kegiatan KKU.........................................................................
- Kelanjutan kegiatan ...........................................................................
- Hal spesifik lainnya yang signifikan ...................................................
BAB VI. PENUTUP (menjelaskan kesimpulan dan tindak lanjut kegiatan).
KEPUSTAKAAN
LAMPIRAN
- Foto kegiatan pelaksanaan KKU
- Data dosen pembimbing, dan mahasiswa peserta KKU
- Data Industri Kecil Mitra

di ambil dari Panduan Pengelolaan Program Hibah DP2M Ditjen Dikti – Edisi VII

Minggu, 07 November 2010

IP Address dan Netmasking
Overview

TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah protokol standar yang dirancang untuk mengatur komunikasi data dalam hubungan antarkomputer, baik intranet maupun internet.

Protokol ini dikembangkan oleh U.S. Departement of Defense (DoD) atau Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Penelitian protokol TCP/IP ini dimulai tahun 1969.

Ibarat sebuah bahasa internasional, protokol ini dapat digunakan untuk berbagai flatform komputer : Windows, Linux, Macintosh dan Novell Netware.

Pada Microsoft Windows, pengaturan TCP/IP terdiri dari beberapa bagian, antara lain IP Address, Subnet Mask, Default Gateway, DNS Server dan WINS Server.


IP ADDRESS !

Definisi dan Format Penulisan

IP (Internet Protocol) Address adalah nomor alamat unique yang diberikan pada sebuah komputer/peralatan yang terhubung dalam jaringan komputer.

Unique artinya masing-masing alamat hanya dimiliki oleh satu komputer/peralatan dalam jaringan sehingga tidak ada sebuah nomor IP Address yang dimiliki oleh dua komputer/peralatan bersamaan dalam sebuah Local Area Network.

Format penulisan IP Address versi 4 (IPv4) yang ditulis dalam notasi titik bilangan desimal adalah sebagai berikut :

xxx.yyy.zzz.www

dimana :
xxx = adalah angka dari 1 s/d 223
(oktet pertama merupakan penentu kelas IP Address)
yyy, zzz dan www = adalah angka dari 1 s/d 254

Contoh
IP Address dalam bentuk notasi titik bilangan desimal (dotted-decimal notation) :

132.168.128.17

Jika kita konversikan ke dalam 4 bagian 32 bit bilangan biner yang disebut OKTET menjadi :

10000100.10100011.10000000.00010001

Dan jika kita tulis dalam bentuk 32 bit bilangan biner menjadi :

10000100101000111000000000010001


Klasifikasi

IP Address dikelompokkan menjadi 5 kelas yaitu : A, B, C, D dan E.

Kelas yang umum digunakan adalah kelas A, B dan C.
Kelas D digunakan untuk multicast sedangkan kelas E dicadangkan untuk keperluan eksprimental.

Kelas IP Address dilihat dengan alamat awal dan akhir-nya :
CLASS
RANGE OKTET PERTAMA
ALAMAT AWAL
ALAMAT AKHIR

A
1 - 126
xxx.0.0.1
xxx.255.255.254

B
128 - 191
xxx.xxx.0.1
xxx.xxx.255.254

C
192 - 223
xxx.xxx.xxx.1
xxx.xxx.xxx.254


Catatan :
IP address dengan alamat 127.0.0.1 tidak dapat digunakan karena merupakan IP address loopback, yaitu IP yang digunakan oleh sebuah komputer untuk mengkoneksikan dirinya sendiri atau alamat localhost.
Dalam pengalamat IP Address, angka 255 tidak dapat digunakan sebagai alamat sebuah host kelas C karena digunakan sebagai alamat Broadcast, yaitu alamat akhir IP Address dalam jaringan.


Terminologi

Berdasarkan penggunaannya, IP address terbagi menjadi :

IP Address Public, yaitu IP address yang digunakan untuk berkomunikasi langsung dengan internet.

IP jenis ini :
a. Harus daftarkan ke ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) atau InterNIC.

b. Ada biaya registrasinya.

IP Address Public banyak digunakan pada webserver, e-mail server dan gateway/proxy server.


IP Address Private, adalah IP address yang digunakan untuk komunikasi tidak langsung ke internet atau untuk Local Area Network.

IP jenis ini : tidak perlu didaftarkan dan gratis.

Walaupun pada prakteknya untuk LAN kita dapat menggunakan IP Address Prvate dengan angka bebas sesuai dengan kelas yang kita inginkan, namun ICANN memberikan format IP adress yang telah direkomendasikan untuk penggunaan private, yakni :

CLASS
FORMAT IP ADDRESS PRIVATE

A
10.x.x.x

B
172.16.x.x

C
192.168.x.x


Berdasarkan cara konfigurasinya, IP Address dibagi menjadi :

IP Address Dynamic, adalah IP Address yang diberikan sementara oleh sebuah server DHCP kepada komputer client.

Jadi komputer client akan mendapatkan IP Address secara otomatis yang diberikan oleh Server DHCP. Sehingga bisa jadi IP Address client akan selalu berganti saat koneksi ke LAN. Tipe IP Address ini umumnya digunakan untuk komputer dengan jumlah yang besar dimana tidak memungkinkan lagi melakukan setting IP Address masing-masing client secara manual.

Penggunaan IP Address dynamic antara lain saat kita koneksi ke internet menggunakan modem ke ISP.

IP Address Static, adalah IP Address yang diberikan secara tetap kepada komputer client.

Komputer client disetting IP Addressnya secara manual. Untuk LAN yang berskala kecil penggunaan IP Address Static masih banyak digunakan.


SubnetMask
Fungsi dan Format

Subnet Mask adalah nomor yang dikombinasikan dengan IP Address untuk menunjukkan identitas jaringan dimana komputer berada apakah dijaringan lokal atau berada di jaringan global.

Subnet mask juga digunakan untuk membedakan Network ID dan Host ID.

Subnet mask terdiri dari 32 bit bilangan biner yang penulisannya terdiri dari 4 kelompok yang dipisahkan masing-masing oleh titik.
Nomor yang digunakan dari 0 sampai 255. Default subnet mask menggunakan salah satu nomor 0 dan 255, tetapi bisa juga menggunakan nomor yang lain.

Pemakaian Subnet Mask dibagi menjadi tiga kelas dan disesuaikan dengan kelas IP Address yang dipakai dapat dilihat seperti tabel berikut.

CLASS
RANGE OKTET PERTAMA
SUBNETMASK
NETWORK & HOST ID

A
1 - 126
255.0.0.0
nnn.hhh.hhh.hhh

B
128 - 191
255.255.0.0
nnn.nnn.hhh.hhh

C
192 - 223
255.255.255.0
nnn.nnn.nnn.hhh



Format Setting Subnet Mask

NO. MASK
RANGE IP ADDRESS
JUMLAH HOST

0
X.X.X.0 - X.X.X.255
254

192
X.X.X.0 - X.X.X.63
62

224
X.X.X.0 - X.X.X.31
30

240
X.X.X.0 - X.X.X.15
14

248
X.X.X.0 - X.X.X.7
6

252
X.X.X.0 - X.X.X.3
2


Fungsi Subnet Mask dalam jaringan komputer

Sebagai contoh sebuah komputer dalam jaringan menggunakan IP Address kelas C 192.168.1.1 dengan subnet mask 255.255.255.0. artinya komputer tersebut bisa saling berkomunikasi dengan semua IP Address dari 192.168.1.2 s/d 192.168.1.254. Mengapa ? Ingatlah jika menggunakan IP Address kelas C maka format subnet mask nya adalah nnn.nnn.nnn.hhh. Oktet ke empat dari subnet mask tersebut menunjukkan host/komputer yang bisa terkoneksi. Jika angkanya 0 artinya semua host/komputer bisa saling terkoneksi.

Bagaimana jika dalam jaringan tersebut masing-masing komputer menggunakan format subnet mask 255.255.255.192 ? Maka hanya komputer ber-IP Address 192.168.1.1 s/d 192.168.1.62 yang bisa saling berkomunikasi.

Network ID dan Host ID

IP Address dilihat dengan format Network dan Host ID-nya :

CLASS
RANGE OKTET PERTAMA
NETWORK ID
HOST ID

A
1 - 126
xxx
yyy.zzz.www

B
128 - 191
xxx.yyy
zzz.www

C
192 - 223
xxx.yyy.zzz
www


IP Address dilihat dengan jumlah network dan hostnya :

CLASS
RANGE OKTET PERTAMA
JUMLAH NETWORK
JUMLAH HOST

A
1 - 126
128 (2 reserved)
16.777.214

B
128 - 191
16.384
65.534

C
192 - 223
2.097.152
254


Perhatikan IP Address berikut : 132.163.128.17

:: Kelas berapakah IP address tersebut ?
Jawab :
CLASS B (karena oktet pertama-nya berada pada range 128 - 191)

:: Manakah yang merupakan Network ID-nya ?
Jawab :
Karena kelas B network ID-nya adalah oktet pertama dan kedua,
maka network ID dari alamat tersebut adalah 132.163

:: Manakah yang merupakan Host ID-nya ?
Jawab :
Karena kelas B Host ID-nya adalah oktet ketiga dan ke-empat,
maka network ID dari alamat tersebut adalah 128.17

Sekarang akan kita bahas peranan dan fungsi Network dan Host ID ini.

Class A
Jika dalam jaringan, sebuah komputer mempunyai IP Address kelas A, misalkan : 10.1.1.1 maka yang merupakan nomor Network ID-nya adalah 10 dan nomor Host ID-nya adalah 1.1.1 sehingga jika dilihat format Network dan host ID-nya adalah : nnn.hhh.hhh.hhh
catatan : nnn = network, hhh = host

Artinya, dalam jaringan komputer kelas A mereka bisa saling berkomunikasi jika nomor Network ID satu dengan yang lainnya sama, walau nomor Host ID-nya berbeda-beda, itulah mengapa untuk kelas A bisa terkoneksi sebanyak 16.777.214 komputer/host untuk satu nomor Network ID.

Contoh :
IP Address 10.1.1.1 bisa berkomunikasi langsung dengan IP Address 10.2.2.2, 10.3.3.3 atau bahkan dengan 10.254.254.254 tetapi tidak bisa berkomunikasi langsung dengan IP Address 11.1.1.1

Class B
Jika dalam jaringan, sebuah komputer mempunyai IP Address kelas B, misalkan : 128.17.1.1 maka yang merupakan nomor Network ID-nya adalah 128.17 dan nomor Host ID-nya adalah 1.1 sehingga jika dilihat format Network dan host ID-nya adalah : nnn.nnn.hhh.hhh

Artinya jika kita mempunyai sebuah IP Address 128.1.1.1 maka hanya bisa berkomunikasi langsung dengan alamat berformat 128.1.x.x misal dengan 128.1.2.1 tetapi tidak bisa dengan 128.2.1.1. Sehingga jumlah host yang bisa terhubung dengan kelas B ini adalah 65.534

Class C
Jika dalam jaringan, sebuah komputer mempunyai IP Address kelas C, misalkan : 192.168.1.1 maka yang merupakan nomor Network ID-nya adalah 192.168.1 dan nomor Host ID-nya adalah 1 sehingga jika dilihat format Network dan host ID-nya adalah : nnn.nnn.nnn.hhh

Artinya jika kita mempunyai sebuah IP Address 192.168.1.1 maka hanya bisa berkomunikasi langsung dengan alamat berformat 192.168.1.x misal dengan 192.168.1.1 tetapi tidak bisa dengan 192.168.2.1. apalagi ke lain kelas 10.10.10.1
Sehingga jumlah host yang bisa terhubung dengan satu format kelas C ini adalah 254.


Konfigurasi IP Address

Konfigurasi IP Address di Windows XP

1. Klik kanan MY NETWORK PLACE di desktop > PROPERTIES

> Maka akan tampil sebegai berikut : [1]

2. Selanjutkan akan tampil : [2]

> klik kanan LOCAL AREA CONNECTIONS > PROPERTIES

3. Selanjutkan akan tampil : [3]

> klik ganda pada INTERNET PROTOCOL (TCP/IP)
atau
> klik INTERNET PROTOCOL (TCP/IP) > pilih PROPERTIES

4. Selanjutkan akan tampil : [4]

> Klik pada USE THE FOLLOWWING IP ADDRESS
> Isilah IP Address pada kolom IP Address
> Isilah Subnetmask nya.
Saat mouse kita klik ke kolom subnetmask maka akan
terisi secara otomatis sesuai dengan kelas dari IP Address
(Windows 2000 Server, Windows XP, Windows 2003 Server).

5. Selanjutkan klik OK > OK

Maka IP Address komputer kita sudah tersetting, untuk mengetahui apakah kita telah benar melakukan prosedur ini, lakukan pengujian untuk melihat IP Address komputer. Lihat di Command untuk IP Address.

5.4 Command untuk IP Address 5.4.1 Melihat IP Address Komputer & Koneksi Jaringan

IPCONFIG

Kadangkala kita belum mengetahui berapa nomor IP Address komputer yang sedang kita gunakan.
Berikut adalah langkah-langkah untuk MENGETAHUI IP ADDRESS KOMPUTER.

1. Klik START > RUN > ketik COMMAND atau CMD (Win XP) > enter
2. Akan tampil layar Command Prompt > ketik IPCONFIG /all > enter
3. Maka akan tampil informasi mengenai IP Address komputer yang sedang dipakai.

PING (Packet Internet Gropher)

Bagaimana caranya untuk mengetahui apakah koneksi jaringan kita ke komputer lainnya dalam kondisi bagus ?



Berikut adalah langkah-langkah untuk mengetahui kualitas jaringan komputer kita.

1. Klik START > RUN > ketik COMMAND atau CMD (Win XP) > enter
2. Akan tampil layar Command Prompt > ketik PING ipaddress_tujuan > enter
3. Maka akan tampil informasi mengenai koneksi komputer kita ke komputer tujuan.

Ini adalah kemungkinan-kemungkinan hasil command PING :

1. "Refly from ip_tujuan: bytes=32 time<1ms ttl="64" loss =""> artinya koneksi komputer kita ke komputer ip_tujuan bagus
2. "Request timed out" atau "Destination host unreacheble"
=> artinya tidak adanya koneksi ke komputer ip_tujuan
bisa karena tidak satu kelas dan satu network ID atau kabel tidak terpasang
2 komentar:

ALIRAN SISTEM INFORMASI


ALIRAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN


TUGAS UNTUK PAK APRIDONI S.Kom M.Kom

Kamis, 04 November 2010

NAMA : SAID ABDUL AZIS
KELAS: C
SEMESTER V
PRODI : SISTEM INFORMASI
FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER

Klasifikasi IP Address pada Eselon II dan KPPN.

Eselon II
Aturan Dasar. 172.16.X.Z
Keterangan
X = Alokasi IP Address

Eselon II Alokasi IP Address
KANWIL BANDUNG 172.16.12.0/24
KANWIL SEMARANG GKN 172.16.14.0/24
KANWIL SURABAYA 172.16.16.0/24
KANWIL MEDAN 172.16.18.0/24
KANWIL PADANG 172.16.20.0/24
KANWIL PALEMBANG 172.16.22.0/24
KANWIL BANDAR LAMPUNG 172.16.24.0/24
KANWIL PONTIANAK 172.16.26.0/24
KANWIL BANJARMASIN 172.16.28.0/24
KANWIL MANADO 172.16.30.0/24
KANWIL MAKASSAR 172.16.32.0/24
KANWIL DENPASAR 172.16.34.0/24
KANWIL KUPANG 172.16.36.0/24
KANWIL JAYAPURA 172.16.38.0/24
KANWIL JAKARTA 172.16.40.0/24
KANWIL BANDA ACEH 172.16.42.0/24
KANWIL PEKANBARU 172.16.44.0/24
KANWIL BENGKULU 172.16.48.0/24
KANWIL PANGKAL PINANG 172.16.50.0/24
KANWIL SERANG 172.16.52.0/24
KANWIL XIV YOGYAKARTA 172.16.54.0/24
KANWIL PALANGKARAYA 172.16.56.0/24
KANWIL SAMARINDA 172.16.58.0/24
KANWIL MATARAM 172.16.60.0/24
KANWIL PALU 172.16.62.0/24
KANWIL KENDARI 172.16.64.0/24
KANWIL GORONTALO 172.16.66.0/24
KANWIL TERNATE 172.16.68.0/24
DRC 172.16.240.0/24

Z = IP Address

Klasifikasi IP Address
Server 1-9
Bagian Umum 10-29
Bidang PA I 30-49
Bidang PA II 50-69
Bidang Pemb. PBN 70-89
Bidang AKLAP 90-109
Printer Jaringan dll 110-120
Router 254
Spare Kepeg 251
Hand Key 249, 250

KPPN
Aturan Dasar. 172.17.X.Z
Keterangan
X = Kode KPPN
Z = IP Address


Klasifikasi IP Address
Server 1-9
Seksi Perbendaharaan I 10-19
Seksi Perbendaharaan II 20-29
Seksi Bendum 30-39
Seksi Vera 40-49
Seksi Giro Pos 50-59
Seksi Bank Persepsi 60-69
Subbag Umum 70-79
Printer Jaringan dll 80-89
Router 254
Spare Kepeg 251
Hand Key 250


Akses internet
• Kanwil: 1 perbidang kecuali AKLAP dan Bagian Umum 2 (Bagian Umum dan Kepala Kantor)
• KPPN : 1 perseksi kecuali umum 2 (subbag umum dan Kepala Kantor)
• Dijadwal sesuai dengan ketentuan di atas untuk jam kerja, di luar jam kerja bisa siapa saja.

i am yours