Jumat, 21 Mei 2010

INTERKONEKSI STATIS PADA “PC JARINGAN” SERTA APLIKASI KOMPUTASI PARALEL MATRIKS

PC Jaringan atau lebih dikenal secara luas dengan istilah PC Cluster[1], merupakan solusi ekonomis untuk mendapatkan sistem komputer berkemampuan kinerja tinggi. Kemampuan kinerja dari sistem PC Jaringan ini tergantung dari perangkat kerasnya, yaitu prosesor, memori, koneksi jaringan, dan juga pada perangkat lunaknya, yaitu algoritma paralel dan komunikasi datanya. Jika faktor ini dirancang secara optimal, maka kemampuan kinerja dari sistem PC Jaringan dapat sedemikian tingginya sehingga mendekati kemampuan komputer super. Artikel ini akan membahas salah satu dari faktor tersebut yaitu arsitektur jaringan koneksi statis dengan algoritma aplikasi yang komunikasinya memanfaatkan topologi dari interkoneksi statis ini.

1.PENDAHULUAN

PC Jaringan adalah sebuah sistem komputer yang terdiri dari beberapa PC (Personal Computer) yang dikoneksi dalam satu jaringan untuk melakukan sebuah pekerjaan komputasi ataupun simulasi secara bersama-sama. Setiap PC menjadi satu unit prosesor dengan masing-masing memiliki memori dari sebuah mesin komputasi paralel.

Pada umumnya mesin komputer paralel terdiri dari beberapa unit prosesor dan beberapa unit memori. Ada dua teknik yang berbeda untuk mengakses data di unit memori, yaitu shared memory address dan message passing. Berdasarkan cara mengorganisasikan memori ini komputer paralel dibedakan menjadi shared memory parallel machine dan distributed memory parallel machine[2].

Prosesor dan memori ini didalam mesin paralel dapat dihubungkan (interkoneksi) secara statis maupun dinamis. Interkoneksi statis umumnya digunakan oleh distributed memory system (sistem memori terdistribusi). Sambungan langsung peer to peer digunakan untuk menghubungkan semua prosesor. Interkoneksi dinamis umumnya menggunakan switch untuk menghubungkan antar prosesor dan memori.

Karena keberadaan memori pada PC Jaringan secara fisis berada di lokal setiap unit prosesor, maka sistem ini secara alami termasuk jenis mesin memori terdistribusi. Walaupun demikian ada upaya untuk mengorganisasikan PC tepatnya Distributed Shared Memory System[3].

2. TOPOLOGI INTERKONEKSI STATIS

Ada beberapa istilah jaringan komputer yang biasa digunakan dalam merancang jaringan interkoneksi statis. Istilah pertama adalah topology, yaitu tipe struktur interkoneksi jaringan komputer. Network topology yang umum dikenal adalah linear, ring, 2D/3D-mesh, torus, cube dan star topology[2].

Selain itu ada istilah yang digunakan sebagai parameter jaringan interkoneksi statis seperti istilah connectivity, yaitu jumlah terkecil sambungan yang harus diputus untuk membagi jaringan menjadi dua buah jaringan yang terpisah; dan istilah diameter, yaitu jumlah sambungan yang harus dilalui oleh sebuah data yang dikirim ke unit prosesor terjauh melalui jalan terpendeknya (the shortest path).

Berikut ini adalah skema dari beberapa topology dengan nilai parameter diameter dan connectivity-nya.

Ring Topology (n node) Connectivity = 2 Diameter = n/2 jika n genap (n-1)/2 jika n ganjil

128 Prosiding Semiloka Teknologi Simulasi dan Komputasi serta Aplikasi 2005

3. REKAYASA JARINGAN INTERKONEKSI STATIS

Dua buah fungsi jaringan harus terpenuhi agar mesin PC-Jaringan dapat menjalankan tugas komputasi paralelnya, yaitu komunikasi dan remote access antar unit prosesor.

Fungsi komunikasi antar unit prosesor mutlak diperlukan karena pada sistem paralel dengan memori terdistribusi, perpindahan data (message passing) antar unit proseor merupakan hal yang tak terpisahkan. Fungsi ini terpenuhi dengan mengintegrasikan unit-unit prosesor melalui Fast Ethernet Card dan Ethernet Cable.

Jika pada interkoneksi dinamis setiap unit menggunakan satu ethernet card dengan straight cable terkoneksi ke sebuah 100Mbit/s switch, maka pada interkoneksi statis diperlukan dua ethernet card untuk linear topology maupun ring, empat ethernet card untuk 2D-mesh topology maupun torus. Untuk interkoneksi statis, kabel ethernet disambung secara cross.

Fungsi komunikasi dengan menggunakan switch jauh lebih mudah dimplementasikan, karena switch berfungsi sebagai router dari komunikasi jaringannya. Untuk interkoneksi statis, karena koneksi jaringan adalah peer to peer, maka untuk komunikasi jaringan dari satu unit ke unit yang lain yang tidak berhubungan langsung (peer to peer) harus dilakukan routing secara eksplisit pada sistem jaringannya, yaitu dengan menggunakan fungsi gateway dan bridging.

Komunikasi data pada sistem paralel memori terdistribusi, memerlukan alat bantu komunikasi. Alat bantu yang sering digunakan oleh sistem seperti PC Jaringan pada saat ini adalah standar MPI (Message Passing Interface)[4] atau standar PVM (Parallel Virtual Machine)[5] yang keduanya bekerja diatas TCP/IP communication layer. Kedua standar ini memerlukan fungsi remote access agar dapat menjalankan program pada masing-masing unit prosesor.

4. ALGORTIMA PARALEL KOMPUTASI MATRIKS

Operasi matriks dasar yaitu perjumlahan/pengurangan, perkalian, dan transpose matriks pada prinsipnya secara alami mudah dikerjakan secara paralel karena sifat vektorial dan operasi pengulangan (iterasi) yang tidak saling bergantung antara iterasi. Walaupun demikian sifat parallel operasi dasar ini tidak menjadi terlalu mudah dan alami jika dikerjakan pada sistem memori terdistribusi, khususnya untuk operasi perkalian dan transporse matriks, karena didalam prosesnya akan banyak perpindahan data antara prosesor.

Operasi pencarian invers matriks atau penyelesaian masalah aljabar linear merupakan komputasi matriks yang lebih kompleks untuk dilakukan secara parallel. Selain teknik solusi langsung dengan cara eliminasi, teknik solusi tidak langsung dengan cara metode iterasi merupakan alternatif yang lebih mudah dilakukan secara parallel, karena hanya terdiri dari sejumlah iterasi yang hanya meliputi perkalian matriks-vektor saja.

Artikel ini hanya akan membahas algoritma paralel untuk operasi matriks perkalian. Walaupun ini merupakan operasi dasar, tapi menjadi cukup penting untuk dibahas algoritma paralelnya. Karena pada sistem memori terdistribusi seperti PC Jaringan ini, efektifitas algoritmanya sangat berhubungan erat dengan topologi interkoneksi statisnya.

Dibawah ini adalah partisi dari algoritma perkalian matriks [][][]CBA=. yang paling sederhana untuk komputasi parallel.

Perbedaan pilihan partisi antara menggunakan bahasa FORTRAN dan C disebabkan oleh cara penyimpanan matriks yang bebeda.

Algortima perkalian matriksnya (untuk Partsisi Baris) adalah:

1. Matriks [B] dari prosesor utama (master) di dikirim ke setiap prosesor (broadcast)

2. Matriks [A] dipartisi secara kolom, dan tiap partisi dikirim oleh master ke prosesor yang bersesuaian (scatter).

3. Masing-masing prosesor melakukan proses perkalian secara parallel dan menghasilkan matriks [C] yang terpartisi

4. Jika diperlukan matriks [C] secara utuh maka, masing-masing prosesor mengirim hasil perkalian matrks[C] terpartisis ke master (gather). Algoritma parallel perkalian matriks yang sedikit lebih kompleks adalah dengan cara mempartisi ke dua matriksnya, kemudian salah satu matriks dirotasi partisinya antar prosesor seperti diperlihatkan dibawah ini:

Algoritma parallel perkalian matriks yang paling kompleks adalah dengan cara mempartisi ke dua matriksnya dalam 2D mesh seperti gambar dibawah ini

Rotasi blok matrks terjadi pada kedua matriks, dengan arah yang berbeda, yaitu matriks [A] rotasi secara baris, sednagkan matriks [B] rotasi dalam kolomnya.

Teknik partisi yang pertama, yaitu algoritma partisi sederhana, pada prinsipnya bisa diterapkan pada sembarang topology, hanya saja efisiensi dari proses komunikasi broadcast, scatter dan gather akan dipengaruhi oleh topology jaringan statisnya.

Algoritma rotasi dari teknik partisi yang kedua menyebabkan linear topology tidak efisein karena rotasi dari baris teraksir ke baris pertama akan memblok komunikasi.

Partisi blok matriks, hanya cocok untuk 2D mesh atau lebih efektif lagi pada torus dengan alas an yang sama dengan diatas.

5. KESIMPULAN DAN SARAN

Artikel ini memperlihatkan tiga buah teknik partisi atau istilah yang lainnya data mapping untuk memungkinkan sebuah manipulasi matriks secara paralel. Secara umum ketiga algoritma ini melakukan data komunikasi broadcast, scatter dan gather yang disediakan pada stadar MPI. Data komunikasi rotasi yang diperlukan oleh kedua algoritma terakhir tidak tersedia pada standar MPI.

Baik sudah disediakan oleh MPI maupun tidak, jika interkoneksi statis digunakan maka implememtasi data komunikasi yang disesuaikan dengan topologynya akan dapat mempercepat waktu komunikasi. Dibawah ini memperlihatkan hasil percobaan data komunikasi broadcast menggunakan MPI_Bcast (broadcast routine dari MPI) dengan broadcast komunikasi yang disesuaikan untuk Ring-4 (ring

Ukuran matriks

MPI_Bcast

RING-4 broadcast

600

0.666

0.58

1200

2.58

2.34

1800

6.05

5.35

130 Prosiding Semiloka Teknologi Simulasi dan Komputasi serta Aplikasi 2005 Topologi 4buah PC Dengan menggunakan stored and forward mechanism


SIMULASI GERAK JATUH BEBAS BERBASIS WEB MENGGUNAKAN JAVASCRIPT DAN DATA EKSPERIMEN DALAM MENENTUKAN KOEFISIEN GESEK UDARA

Master Theses from JBPTITBPP / 2010-03-17 15:51:34
Oleh : ENI LAILIYAH (NIM 20207088), S2 - Physics Teaching
Dibuat : 2009, dengan 7 file

Keyword : Simulasi, JavaScript, Koefisien Gesek Udara, Pembelajaran

Simulasi fenomena fisis memberikan alternatif untuk menvisualisasikan konsep fisis kepada peserta didik. Pembelajaran dengan mengimplementasikan metode simulasi berbantuan komputer dianggap lebih menarik dan efisien bagi peserta didik. Dalam tugas akhir ini telah dibuat simulasi komputer dengan menggunakan data eksperimen untuk pokok bahasan Gerak Jatuh Bebas (GJB) menggunakan javascript berbasis web dengan mengimplementasikan koefisien gesek udara (Cd) yang selama ini dianggap tidak ada (diabaikan).

Deskripsi Alternatif :

Simulation of physical phenomena gives an alternative in visualizing physical concepts for the students. They think that teaching and learning activities with implementation of simulation method using computer are more attractive and more efficient than the old fashioned way. In this final project a web based computer simulation about of free fall motion using JavaScript is made. In this simulation air drag coefficient (Cd) which is taking into account is usually ignored.

Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

Properti

Nilai Properti

ID Publisher

JBPTITBPP

Organisasi

S

Nama Kontak

Drs. Mahmudin, SIP.

Alamat

Jl. Ganesha 10

Kota

Bandung

Daerah

Jawa Barat

Negara

Indonesia

Telepon

62-22-2509118, 2500089

Fax

62-22-2500089

E-mail Administrator

info@lib.itb.ac.id

E-mail CKO

mahmudin@unix.lib.itb.ac.id

METODE WAWANCARA

Wawancara kerja merupakan suatu tahap paling menentukan dalam suatu proses recruitment, baik itu dipandang dari sudut si pencari kerja maupun dari sudut perusahaan yang akan mempekerjakan. Dari semua tahapan suatu proses seleksi, tahap inilah yang akan paling menentukan siapa kita di mata perusahaan yang akan merekrut, namun yang terlebih penting lagi adalah bahwa inilah tahap yang menentukan diterima tidaknya kita dalam suatu proses seleksi. Berikut ini merupakan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam sebuah wawancara kerja:
Persiapkanlah semua informasi yang mungkin diperlukan pada saat wawancara kerja nanti. Informasi tersebut antara lain adalah informasi alamat kantor, nomor telepon, contact person dari perusahaan yang akan mengundang Anda. Juga informasi mengenai waktu dilangsungkannya wawancara serta ruangan tempat dilangsungkannya wawancara. Sedapat mungkin galilah informasi mengenai perusahaan tersebut, baik melalui media cetak maupun Internet. Jangan ragu untuk mempelajari kembali isi Surat Lamaran yang Anda kirimkan untuk perusahaan tersebut, tentang posisi jabatan dan keahlian yang disyaratkan. Tentunya bukan hal yang menyenangkan bila pada saat wawancara Anda lupa posisi kerja yang akan Anda pilih.
Persiapankanlah diri dan mental Anda sebaik mungkin. Pada saat wawancara kerja, banyak hal tak terduga yang dapat terjadi, mulai dari pertanyaan yang diajukan maupun informasi tambahan yang diminta. Dan yang terlebih penting lagi Anda tidak akan tahu dengan siapa Anda berhadapan nanti. Oleh karena itu persiapan diri dan mental merupakan salah satu modal utama dalam meyakinkan pihak pewawancara nantinya. Jangan pernah terlihat tegang maupun kebingungan pada saat wawancara berlangsung.

Penampilan merupakan salah satu faktor utama yang mewakili citra diri Anda, oleh karenanya jangan pernah menganggap remeh penampilan, karena dari sinilah kepribadian Anda akan dinilai oleh pewawancara. Pakailah baju yang sopan, rapi dan bersih. Pilihlah baju kerja dengan warna netral, untuk wanita sebaiknya menghindari pemakaian asesoris yang terlalu berlebihan.
Jagalah sikap Anda selama wawancara berlangsung. Tunjukkanlah bahwa Anda adalah orang yang sopan namun tetap ramah dalam menjawab semua pertanyaan. Jangan bersikap sembrono selama wawancara berlangsung, seperti merokok, menelepon atau menjawab SMS selama berlangsungnya wawancara, karena hal tersebut akan membuat Anda dinilai menyepelekan perusahaan tersebut.

Ketrampilan berkomunikasi merupakan salah satu modal seorang pencari kerja dalam meningkatkan ‘nilai jual’ yang ada pada dirinya. Pada umumnya ada 2 (dua) jenis interview, yaitu dengan menggunakan Bahasa Indonesia dan menggunakan bahasa asing. Interview dalam bahasa asing lazim digunakan pada proses recruitment perusahaan-perusahaan asing maupun perusahaan nasional berskala internasional. Hal ini dikarenakan dalam proses kinerja mereka yang berskala internasional, penggunaan bahasa asing merupakan hal yang mutlak karena mereka akan banyak berhubungan dengan orang-orang asing. Karena dari kesesuaian bahasa ini nantinya diharapkan akan tercipta kinerja yang baik dalam perusahaan asing tersebut. Adapun bahasa asing yang paling lazim dipergunakan dalam proses interview adalah Bahasa Inggris, disusul dengan berbagai bahasa asing yang lain seperti Mandarin, Jepang, Perancis, Jerman, dan lain sebagainya sesuai dengan kebutuhan dari tiap perusahaan.
Bawalah segala persyaratan kerja yang dibutuhkan, seperti CV, pas photo, copy KTP dan persyaratan lain yang telah ditentukan. Jangan ragu pula untuk membawa materi-materi pendukung, seperti data perusahaan, buku pendukung keahlian yang diperlukan,

dsb. Hal terakhir yang paling penting untuk Anda lakukan sebelum wawancara kerja adalah berdoa. Berdoalah sebelum berangkat, karena hal tersebut akan banyak membantu Anda dalam menenangkan diri selama proses wawancara berlangsung nantinya. (dna)

Pedoman wawancara

Pedoman wawancara digunakan agar wawancara yang dilakukan tidak menyimpang dari tujuan penelitian. Pedoman ini disusun tidak hanya berdasarkan tujuan penelitian, tetapi juga berdasarkan teori yang berkaitan dengan masalah yang diteliti.

METODE OBSERVASI

Observasi

Disamping wawancara, penelitian ini juga melakukan metode observasi. Menurut Nawawi & Martini (1991) observasi adalah pengamatan dan pencatatan secara sistimatik terhadap unsur-unsur yang tampak dalam suatu gejala atau gejala-gejala dalam objek penelitian.

Dalam penelitian ini observasi dibutuhkan untuk dapat memehami proses terjadinya wawancara dan hasil wawancara dapat dipahami dalam konteksnya. Observasi yang akan dilakukan adalah observasi terhadap subjek, perilaku subjek selama wawancara, interaksi subjek dengan peneliti dan hal-hal yang dianggap relevan sehingga dapat memberikan data tambahan terhadap hasil wawancara.

Menurut Patton (dalam Poerwandari 1998) tujuan observasi adalah mendeskripsikan setting yang dipelajari, aktivitas-aktivitas yang berlangsung, orang-orang yang terlibat dalam aktivitas, dan makna kejadian di lihat dari perpektif mereka yang terlihat dalam kejadian yang diamati tersebut.

Menurut Patton (dalam Poerwandari 1998) salah satu hal yang penting, namun sering dilupakan dalam observasi adalah mengamati hal yang tidak terjadi. Dengan demikian Patton menyatakan bahwa hasil observasi menjadi data penting karena :

a. Peneliti akan mendapatkan pemahaman lebih baik tentang konteks dalam hal yang diteliti akan atau terjadi.

b. Observasi memungkinkan peneliti untuk bersikap terbuka, berorientasi pada penemuan dari pada pembuktiaan dan mempertahankan pilihan untuk mendekati masalah secara induktif.

c. Observasi memungkinkan peneliti melihat hal-hal yang oleh subjek penelitian sendiri kurang disadari.

d. Observasi memungkinkan peneliti memperoleh data tentang hal-hal yang karena berbagai sebab tidak diungkapkan oleh subjek penelitian secara terbuka dalam wawancara.

e. Observasi memungkinkan peneliti merefleksikan dan bersikap introspektif terhadap penelitian yang dilakukan. Impresi dan perasan pengamatan akan menjadi bagian dari data yang pada giliranya dapat dimanfaatkan untuk memahami fenomena yang diteliti.

Pedoman Observasi

Pedoman observasi digunakan agar peneliti dapat melakukan pengamatan sesuai dengan tujuan penelitian. Pedoman observasi disusun berdasrkan hasil observasi terhadap perilaku subjek selama wawancara dan observasi terhadap lingkungan atau setting wawancara, serta pengaruhnya terhadap perilaku subjek dan informasi yang muncul pada saat berlangsungnya wawancara.

METODE LITERATUR

Cara pencarian kepustakaan dapat dilakukan secara manual atau secara online. Jika dilakukan secara manual maka peneliti harus mengunjungi perpustakaan, tempat-tempat sumber informasi, seperti Biro Pusat Statistik. Jika dilakukan secara online, maka peneliti harus mempunyai komputer yang disambungkan dengan Internet. Cara melakukan pencarian secara online sebagai berikut:

1. Carilah web site yang berfungsi sebagai “search engine”, misalnya www.google.com

2. Masukkan kata kunci kedalam kolom pencarian, misalnya “bahasa pemrograman PHP”

3. Klik kata “search” atau “go”, maka anda akan memperoleh alamat-alamat yang berisi masalah yang kita cari terebut.

Tip dalam melakukan pencarian di Internet:

1. Tentukan tujuan pencarian

2. Definisikan secara jelas dan detil tipe informasi yang seperti apa yang dibutuhkan

3. Identifikasikan kata kunci (key word), frasa, atau kategori subyek

4. Pelajari mekanisme pencarian dalam web site tersebut, misalnya penggunaan Logika Boolean yang menggunakan operator pencarian utama: AND, OR, NOT. Menggunakan kata AND berarti kita menyempitkan hasil pencarian dalam mesin tersebut. Menggunakan OR berarti kita memperluas hasil pencarian. Menggunakan NOT akan membuat operator menghilangkan munculnya dokumen-dokumen yang tidak diikutsertakan.

5. Selain Logika Boolean, banyak web site menggunakan metode “Relevancy Ranking” atau menggunakan istilah yang dikenal dengan WAIS (Wide Area Information Information Server). Metode ini menggunakan 3 (tiga) ekspresi sbb: ALL (yang mirip dengan penggunaan AND pada logika Boolean), ANY (yang mirip dengan penggunaan OR pada logika Boolean), dan PHRASE yang mencarikan dokumen yang mirip atau berdekatan dengan yang dicarinya.

Dikarenakan tidak adanya sensor dalam Internet, maka kita perlu mengevaluasi kualitas tulisan / buku / acuan yang ada di Internet. Berikut ini dibahas cara-cara mengukur kualitas tulisan di Internet:

1. Reliabilitas: referensi yang dicari sebaiknya dipertimbangkan reliabilitasnya, khususnya dari sisi pengarangnya. Jika pengarangnya memang ahli di bidangnya, maka tulisan tersebut dapat dipercaya kualitasnya. Pada bagian kover belakang buku, biasanya ditulis riwayat singkat penulisnya, misalnya pengalaman menulis buku, studinya, dan jenjang kariernya. Dari informasi ini kita dapat menilai seberapa besar reliabilitas buku yang ditulis saat ini dalam hubungannya dengan bidang ilmunya dan pengalaman dalam menulis buku.

2. CARS (Credibility Accuracy Reasonableness and Support) checklist: Cars checklist (Robert Harris, 1997) dapat digunakan untuk menguji kualitas informasi yang berasal dari Internet.

· Pertama, kredibiltas menyangkut sumber informasinya yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan yang memungkinkan kita dapat mempercayainya; kejelasan latar belakang pengarang yang menyangkut pendidikan, alamat, pengalaman, kedudukan, dan penilaian sesama penulis; adanya kontrol kualitas dari sesama penulis; refeferensi yang jelas diambil dari jurnal atau hasil penelitian lainnya.

· Kedua, akurasi meliputi tidak ketinggalan jaman (up to date), bersifat factual, detil, pasti, komprehensive, berorientasi pada pembaca dan tujuan, menjadikan sumber saat ini bukan informasi yang sudah kedaluwarsa, dan dapat memberikan gambaran kebenaran secara utuh.

· Ketiga, dapat diterima dengan akal sehat yang meliputi adil dan tidak memihak, memberikan keseimbangan, bersifat obyektif, tidak memunculkan konflik kepentingan, tidak bersifat menghasut; mempunyai tujuan untuk dijadikan sebagai sumber yang dapat dipercaya karena memunculkan kebenaran yang utuh.

· Keempat, adanya dukungan seperti sumber-sumber acuan, informasi kontak, memungkinkan adanya layanan tuntutan, tujuannya ialah memberikan bukti yang meyakinkan kepada para pembaca jika pembaca melakukan tuntutan.

Alamat Mesin Pencari

Berikut ini beberapa alamat web site yang mempunyai mesin pencari sangat baik:

1. http://www.google.com

2. http://www.yahoo.com

3. http://www.pusatriset.com/netseeker.htm

4. http://www.msn.com

Selasa, 18 Mei 2010

Aplikasi Smartcard RFID untuk Sistem Parkir Kendaraan Bermotor
111068075
Latif Achmad
Periode II
2009
Hit : 326


Abstrak

Sistem parkir konvensional di kampus IT Telkom saat ini menggunakan sistem parkir dengan selembar kertas, dimana no kendaraan diisi oleh petugas yang menjaga pada waktu itu. Kurangnya efisiensi transaksi, rawan akan kecurangan, dan tindak kejahatan pencurian menjadi kelemahan dari sistem parkir ini. Timbul gagasan untuk membuat sistem parkir yang lebih baik, yakni sistem parkir dengan teknologi RFID, supaya diperoleh efisiensi dan keamanan yang lebih baik.
Dengan Borland Delphi dan MySQL, telah dibangun suatu sistem parkir kampus yang mempunyai factor efisiensi dan keamanan yang lebih baik. Karena sistem dapat bekerja secara otomatis dan laporan transaksi yang jelas. Sistem ini menggunakan tag RFID sebagai kartu parkir, dalam hal ini KTM dari mahasiswa sendiri yang mulai di terbitkan pada tahun ajaran 2005/2006. Informasi yang diperoleh pada saat tag RFID terdeteksi oleh sensor, akan disimpan dalam database, sebagai bukti transaksi masuk atau keluarnya kendaraan dalam area parkir kampus. Bila informasi tersebut berbeda saat kendaraan akan masuk atau keluar dari area parkir kampus, maka kendaraan tidak diperbolehkan masuk atau keluar tanpa suatu prosedur kemananan.
Sistem parkir ini memiliki kelebihan, yaitu faktor keamanan dan efisiensi dari perangkat yang di pergunakan sebagai media transaksi parkir kendaraan. Proses transaksi kendaraan masuk atau keluar bila lancar tanpa ada hambatan rata-rata 9 detik. Sistem dapat bekerja secara otomatis dan petugas dapat memeriksa laporan dengan mudah, karena setiap transaksi terkomputerisasi. Syarat kendaraan diijinkan masuk atau keluar, adalah kendaraan tersebut harus sama dengan data-data yang telah tersimpan dalam database.


Kata Kunci : RFID, DELPHI


Abstract

Conventional parking system on campus IT Telkom currently using parking system with a sheet of paper, where no vehicle filled by officers who maintain at that time. Lack of efficiency of transactions, prone to fraud and theft crimes to the weakness of this parking system. The idea to make the system better parking, the parking system with RFID technology, in order to obtain efficiency and better security. With Borland Delphi and My SQL, has built a campus parking system that has a factor of efficiency and better security. Because the system can work automatically and clear transaction reports. This system uses RFID tags as a parking card, in this case from the students themselves KTM is starting in published in the 2005/2006 academic year. Information obtained during an RFID tag is detected by the sensor, will be stored in a database, as proof of transaction entry or exit vehicles in campus parking areas. If the information is different when the vehicle will enter or exit the campus parking area, the vehicles are not allowed in or out without a security procedure. This parking system has advantages, namely safety and efficiency of the device in use as a media vehicle parking transactions. Process transactions entered or exited the vehicle when smoothly without resistance average of 9 seconds. The system can work automatically and officers can check the reports easily, because every transaction computerized. Terms of vehicles allowed in or out, is the vehicle must be equal to the data already stored in the database.


Keywords : RFID

Sistem Parkir Mobil Masa Depan

Sistem Parkir Mobil Masa Depan

Rabu, 12 Mei 2010

MAKALAH

INTERAKSI MANUSIA & KOMPUTER
DALAM DUNIA PENDIDIKAN

O
L
E
H


SAID ABDUL AZIS
403081010165

UNIVERSITAS ISLAM INDRAGIRI
FAKULTAS TEKNIK
PROGRAM STUDI
SISTEM INFORMASI

Tahun : 2009/2010


KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT sang penguasa jagad raya, yang selalu memberikan kita nikmat kesehatan jasmani dan rohani, sehingga sampai saat ini kita masih bisa bernafas, berjalan, berbicara, melangkahkan kaki kita dalam mencari ilmu serta ridho-Nya.
Sholawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada baginda Nabi besar kita Muhammad SAW yang telah membawa kita dari alam kekafiran menuju alam keislaman, dari alam kegelapan menuju alam yang terang-benderang.
Sebagaimana yang kita ketahui, bahwa perkembangan mesin komputer dari generasi pertama (1946-1959) hingga saat ini memiliki peningkatan yang sangat tinggi. Sebab fakta membuktikan, berbagai macam penawaran perangkat keras (hardware) di pasaran sudah merajalela, mulai dari ukuran mini sampai dengan ukuran mikro. Begitupun dengan perkembangan perangkat lunak (software). Itu artinya perkembangan teknologi komputer terus meningkat dari periode ke periode. Namun, itu semua tidak akan lepas dari campur tangan seorang manusia, sebab mesin tersebut secara teknis tidak akan bisa beroperasi dengan sendirinya tanpa dikendalikan oleh manusia itu sendiri.
Oleh karena itu, makalah ini penulis hadirkan untuk sedikit mengulas tentang adanya suatu ikatan antara seorang manusia dengan mesin. Mulai dari interaksi seorang manusia itu sendiri terhadap mesin maupun interaksi mesin terhadap manusia. Dan juga sedikit memberikan wawasan terhadap teman-teman yang ada di Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Elektro, Bidang Study Teknik Informatika. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Amin…
Penulis ucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak Rahmat Aminullah, S.T yang telah memberikan saya kesempatan untuk bisa berkarya dan berkreasi guna meningkatkan pemahaman saya khususnya di mata kuliah Interaksi Manusia Dan Komputer (IMK). Dan juga kepada teman-teman yang telah memberikan dukungan moriil dan semangat demi tersusunnya makalah ini. Semoga Allah membalas semua amal dan kebaikan kita. Amin…


BAB I
PENDAHULUAN
Berbicara tentang Interaksi Manusia Dan Komputer atau secara umum seputar dunia komputer, sepertinya kita harus membutuhkan pengalaman serta pengetahuan yang banyak tentang komputer, karena ilmu komputer sangat luas. Tanpa pengalaman dan pengetahuan luas kita tidak akan bisa menuangkannya dalam bentuk tulisan seperti ini, atau sekedar bicara saja kita tidak akan mampu. Tidak mungkin seorang pedagang pelopo’ di Taliwang bisa berbicara tentang komputer, sebab mereka tidak memiliki pengetahuan seputar dunia komputer. Ataupun sebaliknya, bisa saja seorang pedagang pelopo’ tersebut mampu berbicara tentang komputer karena memiliki pengalaman dan pengetahuan yang luas tentang komputer. Oleh karena itu untuk membicarakan sebuah interaksi antara manusia dan komputer, kita tidak perlu menjadi seorang dosen komputer atau guru less komputer, cukup dengan pengalaman dan pengetahuan yang luas kita sudah bisa menciptakan suatu karya tentang komputer.
Untuk itu, pada kesempatan ini penulis berusaha mengulas dan menjelaskan apa yang telah penulis dapatkan selama delapan pertemuan pada mata kuliah Interaksi Manusia dan Komputer serta pengalaman dan potensi yang penulis miliki. Dan sepertinya ini adalah tantangan yang sangat besar bagi penulis sendiri, sebab jujur penulis pribadi belum bisa menguasai materi yang telah diberikan oleh dosen.
Semoga Allah memudahkan penulis dalam penyusunan makalah ini. Amin Ya Robbal ‘Alamin…






BAB II
ISI
INTERAKSI MANUSIA & KOMPUTER
A. Pengenalan
Sebagaimana yang kita ketahui bahwa komputer terdiri dari tiga aspek utama, yaitu perangkat keras (Hardware), perangkat lunak (Software), pengguna (Brainware). Dari ketiga aspek tersebut tentunya tidak akan bisa kita pisahkan, sebab komputer tidak akan bisa di operasikan jika salah satu diantara ketiga aspek tersebut tidak ada. Bagaikan sebuah kendaraan, jika tidak ada driver atau sopirnya tentu kendaraan tersebut tidak akan bisa berjalan dengan sendirinya, begitu pula dengan komputer jika tidak ada pengguna (User) maka secara teknis komputer tersebut tidak akan bisa beroperasi dengan sendirinya.
Interaksi manusia dan komputer atau dalam bahasa Inggrisnya Human-Computer Interaction dan biasa disingkat dengan HCI adalah ilmu yang mengkaji tentang komunikasi atau interaksi di antara pengguna dengan sistem. Sistem yang dimaksudkan di sini tidak hanya kepada sistem-sistem yang ada di komputer saja, tetapi produk-produk apa saja yang digunakan oleh pengguna (User) seperti kendaraan, peralatan kantor, peralatan pejabat, peralatan rumah dan sebagainya. Peranan utama Human Computer Interaction HCI adalah untuk menghasilkan sebuah sistem yang serba guna (usable), selamat, nyaman, berkesan dan efektif.
Komputer melibatkan tiga komponen yaitu Pengguna, Interaksi dan Sistem yang ada di komputer itu sendiri. Jadi yang menjadi sasaran utama pada IMK atau HCI adalah terciptanya suatu keramahan terhadap pengguna (user friendly). Maka dengan adanya suatu interaksi yang nyaman antara pengguna dan sistem, berarti sistem komputer tersebut telah mampu menciptakan suatu keramahan, mudah digunakan, memberikan kepuasan kepada pengguna, enak dipelajari dan masih banyak manfaat yang lainnya.

B. Antar Muka Manusia – Komputer
Salah satu kajian terpenting dalam bidang IMK atau HCI adalah antarmuka pengguna. Antarmuka pengguna merupakan bagian sistem yang akan dikendalikan oleh pengguna, untuk mencapai dan melaksanakan fungsi-fungsi suatu sistem. Ia juga dianggap sebagai jumlah keseluruhan keputusan reka bentuk. Antarmuka juga secara tidak langsung, menunjukkan kepada pengguna tentang bagaimana fungsi sistem. Dengan kata lain, antarmuka bagi suatu sistem menggabungkan elemen-elemen daripada sistem, elemen-elemen daripada pengguna dan juga kaedah komunikasi atau interaksi di antara kedua-duanya. Pengguna hanya boleh berinteraksi dengan produk tersebut melalui antarmuka pengguna.
Seperti yang kita ketahui bahwa prinsip kerja pada sebuah sistem komputer yaitu masukan, proses, dan keluaran.
 Input Unit/Masukan: Yaitu bagian yang menerima dan memasukkan data dan instruksi.
 CPU/Proses: Yaitu bagian yang melaksanakan dan mengatur intsruksi, termasuk menghitung dan membandingkan.
 Memory: Yaitu bagian yang berfungsi untuk menyimpan data dan instruksi.
 Output Unit/Keluaran: Yaitu bagian yang berfungsi mengeluarkan hasil proses.
Ketika kita bekerja pada sebuah sistem komputer, secara tidak sadar bahwa kita sedang berinteraksi dengan komputer tersebut. Begitu pun dengan komputer itu sendiri juga melakukan interaksi terhadap kita. Tetapi komputer baru akan berinteraksi ketika kita memberikan instruksi atau memasukkan data terhadap komputer tersebut. Dan sebaliknya komputer tidak akan berinteraksi jika kita tidak memberikan instruksi atau memasukkan data.
Nah, ketika komputer melakukan sebuah interaksi, kita tidak tahu bagaimana komputer tersebut mengubah data atau instruksi yang kita masukkan, karena pada hakekatnya mesin pada komputer hanya mengenal dua angka atau bilangan yaitu nol dan satu. Namun ada beberapa bahasa yang digunakan oleh para programmer untuk memudahkan mereka dalam membuat aplikasi, misalnya bahasa C, C++, Fortran, Pascal, Cobol, Basic, Algol dan masih banyak bahasa yang lainnya. Proses pengubahan data pada mesin komputer ini penulis tidak akan jelaskan, karena akan dibahas pada mata kuliah yang lain, dan kebetulan penulis sendiri belum terlalu mengerti. Jadi, daripada setengah-setengah penulis tidak perlu jelaskan.
Jadi, dengan adanya pengeluaran atau output tadi kita akan baru tahu bahwa komputer yang kita operasikan telah melakukan interaksi terhadap kita. Interaksi yang dilakukan oleh komputer dapat berupa tampilan pada layar monitor, suara, dan lain sebagainya.
C. Faktor Manusia
Menurut pengetahuan penulis, faktor manusia hanya meliputi tiga aspek. Namun penulis yakin bahwa faktor manusia lebih dari tiga aspek atau bahkan mungkin kurang dari tiga aspek. Nah, Ketiga aspek yang penulis tahu itu adalah sebagai berikut :
1. Aspek Penglihatan
Aspek penglihatan pada manusia tentu kaitannya dengan mata, dimana mata sendiri memiliki fungsi yang sangat penting pada seorang manusia yaitu untuk melihat. Mungkin tanpa mata kita akan terasa sulit menikmati keindahan alam yang telah di anugerahkan oleh Yang Maha Kuasa. Sebab menurut buku yang penulis baca, beberapa ahli mengatakan bahwa fungsi utama mata manusia digunakan untuk menghasilkan persepsi yang terorganizir akan gerakan, ukuran, bentuk, jarak, posisi, tekstur, warna yang mana semua itu merupakan obyek tiga dimensi. Jadi, dalam dunia nyata mata manusia selalu digunakan untuk melihat obyek tiga dimensi.
Sedangkan pada komputer, yang mana komputer sendiri menggunakan layar dua dimensi, mata kita dituntut untuk bisa membaca obyek yang ada pada tampilan monitor yang sebenarnya berupa obyek dua dimensi.
Selain itu, cahaya yang dihasilkan oleh layar monitor juga sangat berpengaruh terhadap penglihatan kita. Mungkin ketika kita akan bekerja pada sebuah program komputer, ada baiknya terlebih dahulu kita mengatur kontras atau jumlah cahaya yang dihasilkan oleh monitor. Supaya tercipta suatu kenyamanan pada saat kita bekerja. Sebab mata atau penglihatan manusia berbeda-beda, ada yang suka dengan yang cerah-cerah, dan juga ada yang suka dengan yang gelap-gelap. Kesemua perbedaan tersebut sudah diatur dan disediakan pada menu yang ada pada monitor. Misalkan anda menyukai yang gelap-gelap, anda cukup menekan menu pada monitor, lalu pilih Brightness kemudian tambahkan atau kurangkan. Atau misalkan anda menyukai yang cerah-cerah seperti pada instruksi sebelumnya anda cukup menekan tombol menu, lalu pilih Kontras, kemudian anda tinggal menambah atau menguranginya.
2. Aspek Pendengaran
Aspek pendengaran tentu kaitannya dengan suara dan telinga kita. Telinga merupakan panca indra yang sangat penting setelah mata ketika bekerja kita pada sebuah mesin komputer, yang walaupun sekarang ini masih banyak aplikasi yang belum menggunakan media pendengaran. Namun seiring dengan perkembangan zaman, perkembangan teknologi juga akan terus berkembang dengan pesat.
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa aspek pendengaran berkaitan dengan suara. Suara yang dimaksud disini yaitu suara yang dihasilkan dari komputer itu sendiri. Suara yang dihasilkan oleh komputer dapat melalui speaker, yang mana speaker ini juga sekaligus berfungsi sebagai alat output, yaitu alat pengeluaran suara.
3. Aspek Sentuhan
Aspek sentuhan tentu kaitannya dengan tangan kita. Sebab manusia menggunakan tangan mereka untuk memegang atau menyentuh suatu benda. Tapi itu bagi kita yang tidak meiliki cacat tangan, nah bagaimakah bagi orang-orang yang memiliki cacat tangan? Itu tergantung pada diri mereka sendiri yang memiliki cacat pada tangan. Ada yang memakai kaki, mulut dan lain sebagainya. Nah beruntung bagi kita yang memiliki tangan yang sempurna, kita dapat menyentuh apapun yang kita mau. Oleh karena itu kita harus mensyukuri nikmat Allah yang telah diberikan kepada kita.
Nah, bagaimanakah aspek sentuhan pada komputer? Biasanya pada komputer aspek sentuhan digunakan pada penggunaan papan ketik yaitu tombol-tombol dan juga mouse.
Tombol-tombol pada papan ketik barangkali akan terasa nyaman apabila menimbulkan sensasi-sensasi sentuhan terhadap jari-jemari kita. Biasanya ini tergantung kualitas yang dimiliki oleh papan ketik itu sendiri. Ada yang sedikit saja kita tekan sudah menampilkan karakter yang kita inginkan, dan ada juga yang harus kita tekan dengan kuat sekali baru akan menampilkan karakter yang kita inginkan. Selain itu, posisi-posisi tombol yang ada pada papan ketik juga akan berpengaruh pada kenyamanan kerja kita. Sebab posisi tombol yang dimiliki oleh papan ketik bukan hanya satu posisi atau tata letak. Ada yang tata letaknya seperti Dvorak, Alphabetik, Qwerti, Klockenberg, dan lain sebagainya.
Kemudian sentuhan pada mouse barangkali juga akan terasa nyaman seperti menyentuh tombol pada papan ketik, yaitu apabila kita merasakan sensasi-sensasi sentuhan. Sebab setiap mouse juga memiliki karakter yang berbeda-beda. Ada yang sedikit saja kita gerakkan, pointernya sudah melakukan perpindahan, dan juga sebaliknya ada yang harus kita gerakkan berkali-kali baru dia berinteraksi. Kemudian bagi anda yang mungkin memiliki kebiasaan memakai tangan kiri atau kidal sepertinya juga akan berpengaruh ketika anda memegang atau mengendalikan mouse. Tapi anda tidak perlu khawatir, anda cukup memindahkan mouse kesebelah kiri monitor. Sebab kebanyakan kita meletakkan mouse sebelah kanan monitor. Selalin itu juga anda dapat merubah fungsi tombol pada mouse. Cukup dengan membuka My Computer, pilih Control Panel, kemudian pilih mouse, nah anda tinggal memilih atau merubah fungsi tombol mouse.
D. Faktor Ergonomi
Faktor ergonomi atau faktor kenyamanan kerja secara umum kaitannya dengan keadaan lingkungan sekitar kita. Baik dari segi pencahayaan, kualitas udara sekitar tempat kita bekerja, gangguan suara atau bising, dan termasuk kesehatan badan kita juga sangat berpengaruh terhadap proses kerja kita pada sebuah sistem komputer.
Bagi anda yang memang bekerja pada sebuah ruangan dan harus duduk terpaku pada ruangan tersebut, ditambah lagi dengan keadaan lingkungan sekitarnya tidak mendukung, misalnya ruangan yang anda tempati itu disamping rel Kereta Api, atau mungkin disamping sebuah pabrik padi, tentu dengan keadaan lingkungan seperti ini anda akan terasa sulit menemukan kenyamanan kerja. Karena lingkungan tempat anda bekerja itu menimbulkan suara yang keras dan tidak enak untuk didengar, yaitu ketika rel Kereta Api melintas atau mesin pabrik yang terus menyala. Dan tidak mungkin anda bisa menghindarinya. Karena memang anda mau tidak mau harus duduk pada ruangan tempat anda bekerja.
Tapi itu dari segi gangguan suara. Contoh yang lain misalnya dari segi pencahayaan. Bagi anda yang memiliki komputer pribadi dan memang anda menempatkannya didalam kamar anda sendiri, anda seringkali menempatkannya di depan jendela dengan alasan agar ketika anda bekerja anda bisa langsung menikmati pemandangan samping rumah anda tanpa harus keluar dulu untuk melihatnya. Sebaiknya posisi seperti ini anda hindari. Sebab ketika anda membuka jendela, jumlah cahaya yang langsung masuk kekamar anda dan otomatis mengenai komputer anda tidak terhitung jumlahnya. Nah, pada saat cahaya mengenai komputer anda, ini ada pengaruhnya pada perangkat-perangkat keras komputer anda. Misalkan salahsatu perangkat keras komputer anda tidak tahan dengan cahaya, tapi justru anda membiarkannya, ini akan berakibat fatal pada perangkat keras tersebut. Belum lagi apabila hujan turun pasti akan langsung mengenai komputer anda.
Suhu udara yang ada didalam kamar anda juga ada pengaruhnya pada perangkat-perangkat keras komputer anda. Tapi bagi anda yang mempunyai kamar ber-AC, maka anda akan muda mengatur suhu yang ada didalam kamar anda.
Inti daripada faktor ergonomi adalah adanya pengaruh lingkungan yang harus kita hindari dan harus kita sesuaikan dengan karakteristik pola kerja kita. Agar tercipta kenyamanan kerja yang sempurna dan tentunya tidak membuat kita bosan dalam berinteraksi dengan komputer.

PENERAPAN INTERKOM
Dalam jaringan komputer, komunikasi antar-komputer terjadi pada saat salah satu komputer mengirim data atau file kepada komputer lainnya. Untuk itu diperlukan media komunikasi. Data yang dikirimkan diubah menjadi gelombang-gelombang sinyal yang dapat ditransfer melalui media transmisi. Di sisi penerima, energi yang diambil dari media transmisi diubah kembali menjadi data yang dapat dibaca oleh komputer penerima. Mekanisme ini disebut sebagai komunikasi data.
Data yang dikirim berupa file digital. Agar data yang berupa sinyal 0 dan 1 tersebut dapat dipindahkan dari komputer satu ke komputer lain dalam jaringan, maka bilangan-bilangan tersebut harus diubah menjadi sinyal-sinyal transmisi. Pengubah data komputer menjadi sinyal-sinyal transmisi dinamakan transmitter, sedangkan pengubah sinyal-sinyal transmisi menjadi data digital disebut receiver. Transmitter biasanya bekerja secara simultan bersama receiver. Transmitter maupun Receiver yang umum dipakai di antaranya adalah Modulator-Demodulator (Modem) dan Network Interface Card (NIC) atau yang populer disebut sebagai ethernet-card atau LAN-Card. Media transmisi dapat berupa kabel yang mengubah sinyal digital menjadi sinyal listrik, serta media wireless yang mengubah sinyal digital menjadi gelombang frekuensi.
Selain itu di dalam komunikasi data terdapat pula perangkat tambahan yang berfungsi untuk menyebarkan akses jaringan komputer dari media transmisi ke seluruh node, perangkat ini disebut sebagai konsentrator.
A. Perangkat-Perangkat Jaringan Komunikasi Pada Komputer
1. Konsentrator
Perangkat ini merupakan tulang punggung (backbone) utama suatu jaringan komputer yang banyak digunakan saat ini, khususnya bila topologi yang digunakan adalah star. Sesuai namanya, konsentrator digunakan untuk memusatkan akses seluruh node baik berupa client (PC, laptop, PDA UMPC dsb), gateway-router maupun server yang terhubung ke jaringan. Pada jaringan komputer dengan media kabel, konsentrator yang digunakan berupa Hub maupun Switch. Sedangkan pada jaringan nirkabel, konsentrator yang digunakan berupa Wireless Access Point (WAP).
2. Hub
Secara sederhana, Hub merupakan konsentrator yang bersifat statis dan membagi akses jaringan secara merata kepada seluruh node yang terhubung, tanpa mempedulikan apakah node tersebut aktif atau tidak.

3. Switch
Secara fisik, nyaris tidak ada perbedaan bentuk yang signifikan antara Hub dengan Switch. Namun switch memiliki keunggulan yang menyebabkan para administrator jaringan memilih untuk meninggalkan hub, meskipun harga switch saat ini masih sedikit lebih mahal. Switch mampu membagi akses jaringan hanya kepada node yang aktif, sehingga bila node yang aktif sedikit, akses jaringan lebih cepat.

4. Wireless Access Point (WAP)
WAP merupakan perangkat yang mengijinkan perangkat nirkabel (wireless) untuk terhubung ke jaringan komputer menggunakan standar WiFi maupun standar lain yang sesuai. WAP biasanya menyebarkan akses dari koneksi jaringan kabel. Perangkat yang ingin terhubung pada jaringan yang disebarkan oleh WAP harus memiliki WiFi-adaptor. Cakupan wilayah penyebaran akses WAP biasa dikenal dengan istilah hot-spot.
5. Transmitter / Receiver
Seperti telah dijelaskan sebelumnya, transmitter dan receiver bekerja secara simultan pada satu perangkat. Saat ini terdapat berbagai macam perangkat transmitter dan receiver, seperti LAN-card, modem maupun WLAN-adaptor.
6. Local Area Network (LAN) - card
Pada jaringan berskala lokal (LAN) data komputer ditransmisikan melalui media transmisi dan diterima kembali di komputer penerima melewati sebuah LAN-card atau yang biasa juga disebut Network Interface Card (NIC) atau Ethernet-card. Pada komputer, LAN-card biasa dipasang pada salah satu slot ekspansi (PCI atau ISA) pada motherboard komputer. Pada NIC terdapat konektor yang berfungsi untuk memasang kabel komunikasi yang terhubung dalam jaringan.
7. Modulator – Demodulator (Modem)
Modem berfungsi untuk mengirim dan menerima sinyal-sinyal data pada komputer yang terhubung pada jaringan luas secara langsung (direct connection). Terdapat beberapa mekanisme yang saat ini banyak digunakan, yaitu dial-up dan Asynchronous Digital Subscribe Line (ADSL). Selain itu juga terdapat modem yang mendukung layanan bergerak (mobile) maupun seluler dengan teknologi General Package Radio System (GPRS) pada layanan GSM maupun layanan teknologi Code Division Multiple Access (CDMA).
8. Wireless LAN (WLAN) – Adaptor
Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi sambungan nirkabel, perangkat WLAN-adaptor semakin banyak ditemui, Perangkat inilah yang memungkinkan pengguna komputer dapat memanfaatkan akses jaringan di suatu area yang biasa disebut “Hot Spot”. Pada perangkat-perangkat mobile terkini seperti laptop, Personal Digital Assintance (PDA), smart-phone, maupun Ultra-Mobile Portable Computer (UMPC), WLAN-adaptor merupakan perangkat wajib yang biasanya sudah terintegrasi.










BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Adapun kesimpulan yang dapat kita ambil dari penjelasan diatas yaitu bagaimana agar tercipta suatu interaksi dan kenyamanan kerja antara manusia dan komputer. Sebab, pada umumnya setiap orang pasti menginginkan kenyamanan pada saat mereka melakukan aktivitas. Begitupun dengan komputer yang nota bene adalah sebuah mesin yang dikendalikan oleh manusia, juga memerlukan kenyamanan, namun kenyamanan yang dirasakannya tidak bisa dirasakan oleh manusia. Tapi, secara teknis kenyamanan yang dirasakan oleh komputer dapat kita lihat dari output atau pengeluaran yang dihasilkannya. Apabila sebuah karakter kita masukkan dengan aturan yang dimilikinya kemudian ditampilkannya, maka sesungguhnya dia telah melakukan suatu interaksi dan kenyamanan terhadap kita, maka inilah yang dinamakan adanya suatu interaksi serta kenyamanan antara manusia dan komputer.
B. S a r a n
Adapun saran yang dapat penulis sampaikan kepada kita semua yaitu agar selalu mencari tahu apa yang belum kita tahu. Dengan kata lain mencari ilmu sebagai bekal dimasa depan. Sebab Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang berilmu, dan semoga kita termasuk didalamnya. Amin…
C. Penutup
Akhir kata penulis hanya bisa bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam penyusunan makalah ini. Penulis juga minta maaf kepada semua pihak atas kekurangan dalam penyusunan makalah ini, karena bagi penulis sendiri membicarakan sesuatu yang belum terlalu kita pahami adalah hal yang sangat nekat dan memaksakan diri. Untuk itu penulis harapkan kritikan dan saran dari semua pihak.
Untuk yang terakhir kalinya penulis hanya bisa berdo’a, agar amal kebaikan kita diterima oleh Allah SWT. Amin…

DAFTAR PUSTAKA
1. Setiawan. Agus, Pengantar Sistem Komputer, Informatika, Bandung, Desember 2005.
2. Santosa. Insap. Ir, M.Sc, Interaksi Manusia Dan Komputer, Andi Yogyakarta, Yogyakarta, Oktober 1997.
3. zaki@mail.ugm.ac.id – http://zaki.web.ugm.ac.id
4. http://www.fsf.org/licensing/licenses/fdl.html
5. http://www.tp-link.com/support/showfaq.asp?id=9)
6. http://www.google.co.id/

Sabtu, 08 Mei 2010

Menakjubkan: Perahu Nabi Nuh AS Telah Ditemukan Melalui Penelitian Ilmiah (revised and completed)
91 Votes

Quantcast


Umat Nabi Nuh A.S yang ditenggelamkan oleh Allah SWT karena kedurhakaannya seperti dikisahkan dalam Al-Qur’an, sudah menemukan pembuktian kebenarannya secara ilmiah. Sejak tahun 1949, sudah ditemukan lokasinya dan kemudian dilakukan penggalian oleh penelitian tim antropolog yang dipimpin oleh Prof. Ron Wyatt di Turki sejak tahun 1977. Ini adalah sebagian foto-fotonya. ENJOY IT!!

a

1. Awal Penemuan

Pemotretan awal oleh Angkatan Udara AS di tahun 1949 tentang adanya benda aneh di atas Gunung Ararat-Turki, dengan ketinggian 14.000 feet (sekitar 4.600 meter)

a

Kemudian, awal tahun 1960, berita dalam Life Magazine: Pesawat Tentara Nasional Turki menangkap sebuah benda mirip perahu di puncak gunung Ararat yang panjangnya 500 kaki (150 meter) yang diduga perahu Nabi Nuh AS (The Noah’s Ark)

a

2. Foto-foto tahun 1999-2000

Seri pemotretan oleh Penerbangan AS IKONOS tahun
1999-2000 tentang dugaan adanya perahu di Gunung Ararat yang tertutup salju.

a

a

3. Peta Lokasi Perahu Nabi Nuh AS

a

4. Tuuh … Perahu Nabi Nuh di atas Gunung Arafat. Jelas kan??

picture1.jpg

a

5. Situs Perahu Nabi Nuh sebelum dibersihkan

picture2.jpg

aa

6. Pengukuran di Atas Perahu

a

7. Struktur Perahu menurut para arkeolog yang menemukannya

picture3.jpg

a

8. Ini dia lebih jelasnya

picture4.jpg

a

9. Setelah dibersihkan, beginilah bentuk Asli Perahu Nabi Nuh AS yang kuno tapi canggih. Di dalam perahu inilah sedikit umat Nabi Nuh AS diselamatkan Allah SWT dari banjir dahsyat setinggi gunung dan ratusan pasang binatang ikut serta didalamnya.

a

10. Gambaran suasana terjadinya banjir dalam Injil yang terjadi pada tahun 1300 BC (Sebelum Masehi). Sekitar 25 tahun sebelum zaman Nabi Musa AS atau 1.300 tahun sebelum kelahiran Nabi Isa AS. Lihat perbandingan ukuran perahu dengan Pesawar Modern Jumbo 747.

SMEOGA BERMANFAAT DAN MENAMBAH KEYAKINAN KITA AKAN KEBENARAN ADANYA NABI-NABI UTUSAN ALLAH SWT. (Moeflich)

LIHAT REPILKA PERAHU NABI NUH AS INI DI BELANDA YANG MENAKJUBKAN YANG BISA ANDA KUNJUNGI KESANA:

i am yours