Selasa, 27 April 2010

Klasemen dan Top Skor

* PremierLeague
* La Liga
* Serie A
* Bundes Liga
* Liga Champions

No Klub Main M S K Nilai
Ket M = Menang, S = Seri, K = Kalah
1 Chelsea FC 36 25 5 6 80
2 Manchester United 36 25 4 7 79
3 Arsenal FC 36 22 6 8 72
4 Tottenham Hotspur 35 19 7 9 64
5 Aston Villa FC 36 17 13 6 64
6 Manchester City 35 17 12 6 63
7 Liverpool FC 36 18 8 10 62
8 Everton FC 36 15 12 9 57
9 Birmingham City 36 12 11 13 47
10 Sunderland AFC 36 11 11 14 44
11 Blackburn Rovers 36 11 11 14 44
12 Fulham FC 35 11 10 14 43
13 Stoke 35 10 13 12 43
14 Bolton Wanderers 36 9 9 18 36
15 Wolverhampton Wanderers 36 8 11 17 35
16 Wigan Athletic 36 9 8 19 35
17 West Ham United 36 8 10 18 34
18 Hull 36 6 10 20 28
19 Burnley 36 7 6 23 27
20 Portsmouth FC 36 6 7 23 16


Top Skor
Gol Nama/Klub
26 Wayne Rooney
25 Didier Drogba
23 Darren Bent
22 Carlos Tevez
18 Fernando Torres
18 Jermaine Defoe
18 Frank Lampard
15 Cesc Fabregas
13 Emanuel Adebayor
13 Louis Saha
11 Gabriel Agbonlahor

Sabtu, 24 April 2010

Telaah JURNAL SISTEM INFORMASI

Telaah JURNAL SISTEM INFORMASI

Jurnal

PERANCANGAN APLIKASI ABSENSI LABORATORIUM
KOMPUTER DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM VERIFIKASI
PENGGUNA DI UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA
Radiant Victor Imbar1) dan Robby Kurniawan2)
Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi
Universitas Kristen Maranatha, Bandung
email: radiant.vi@eng.maranatha.edu1), sylvirus@yahoo.com2)
Abstract
Maranatha Christian University as one of the universities in Bandung has
computer laboratory for practical activities. Although, Maranatha Christian
University has owned an absence application which record user who accessing the
computer in laboratory, but the system can’t track whether the user sit on its place
correctly or not. For that reason UKM need a system to control and minimize the
risk of lost and damage keyboard, mouse and computer table because the data have
been recorded in database.
The main purpose of this research is to make a laboratory absent tracking
system software to record the use of computer laboratory facilities.
2
I. Pendahuluan
Pada saat ini teknologi berkembang dengan pesat. Perkembangan teknologi
ini menyebabkan meningkatnya permintaan sumber daya manusia (SDM) yang
memiliki kompetensi di bidangnya dan menguasai teknologi untuk menyelesaikan
masalah yang dihadapinya.
Universitas Kristen Maranatha (UKM) sebagai salah satu perguruan tinggi di
Indonesia telah menyadari hal tersebut sehingga menyediakan fasilitas – fasilitas
yang membantu mahasiswa dan mahasiswi dalam belajar. Salah satu fasilitas yang
disediakan oleh UKM adalah laboratorium komputer. Penyediaan fasilitas ini
memerlukan suatu pengawasan. Pengawasan ini bertujuan agar fasilitas tersebut dapat
terpelihara dengan baik.
Kenyataannya banyak komputer serta fasilitas di dalam laboratorium
komputer sering mengalami kerusakan. Kerusakan ini merupakan bukti masih
lemahnya sistem pengawasan yang dilakukan. Kerusakan ini umumnya disebabkan
oleh mahasiswa atau mahasiswi yang tidak bertanggungjawab. Identifikasi terhadap
mahasiswa atau mahasiswi ini sangat sulit dilakukan karena belum adanya suatu
pencatatan pemakaian komputer di laboratorium komputer yang dapat mencatat serta
menolak akses masuk komputer apabila mahasiswa atau mahasiswi tidak berhak
menggunakan komputer tersebut.
Oleh sebab itu penulis mencoba untuk membangun suatu aplikasi
pengontrolan pemakaian komputer di laboratorium komputer yang dapat mencatat
serta menolak akses masuk komputer apabila pengguna tersebut tidak berhak
menggunakan komputer tersebut. Dengan adanya aplikasi ini pemakaian laboratorium
itu dapat dikontrol dengan baik, sehingga kerusakan fasilitas laboratorium komputer
yang disebabkan oleh mahasiswa atau mahasiswi yang tidak bertanggungjawab dapat
dicegah serta pengaksesan komputer oleh mahasiswa atau mahasiswi yang tidak
berhak dapat diatasi.
Aplikasi absensi ini akan menangani:
1. Pencatatan pemakaian komputer yang digunakan mahasiswa atau mahasiswi.
2. Laporan pemakaian komputer yang dapat digunakan sebagai bukti penggunaan
komputer oleh mahasiswa atau mahasiswi.
3. Proteksi terhadap komputer laboratorium oleh mahasiswa atau mahasiswi yang tidak
berhak menggunakan komputer tersebut.
II. Landasan Teori
II.1 UML (Unified Modeling Language)
UML adalah suatu permodelan yang digunakan pada saat ini untuk
merepresentasikan suatu kesatuan konsep – konsep dan notasi yang digunakan untuk
memodelkan suatu permasalahan. Tujuan dari UML ini adalah untuk menjadi suatu bahasa
3
umum yang digunakan untuk membuat model yang didasarkan objek pada pengembangan
rekayasa komputer.
UML memodelkan suatu program dalam bentuk kelas dan objek.
Kelas adalah “pola” dari sebuah objek. Dari sebuah kelas dapat dibuat banyak objek
yang sejenis.
Contoh:
Dari sebuah pola baju merek xxx, dapat dibuat banyak(objek) baju bermerek xxx,
yang mempunyai warna merah ,biru, hijau, dan lain sebagainya.
Objek adalah sesuatu yang mempunyai sifat.
Contoh:
Objek :Sepeda
Sifat :Warna
Aksi :Rem
Objek :Batu
Sifat :Warna
Aksi :-
Dalam program objek adalah gabungan variable dan fungsi yang saling terkait. Sifat
objek sering disebut sebagai property dan aksi sering disebut method.Perbedaan yang paling
mencolok antara kelas dengan objek adalah sifat kelas belum terdefenisi sedangkan objek
sudah terdefenisi.
Tujuan dari diagram kelas ini adalah untuk membuat sebuah kelas menjadi sebuah
model. Dalam aplikasi berorientasi objek, kelas memiliki atribut, operasi dan hubungan
dengan kelas lainnya. Diagram kelas dalam UML dapat memodelkan hal ini dengan sangat
mudah.
Sebuah kelas dimodelkan dengan sebuah persegi panjang yang memiliki tiga bagian.
Bagian paling atas adalah nama kelas itu kemudian bagian yang ditengah adalah atribut –
atribut dari kelas itu, dan yang paling bawah adalah operasi yang dilakukan oleh kelas itu.
II.2 Basis Data (DataBase)
Basis data terdiri dari dua kata, yaitu basis dan data. Basis dapat diartikan sebagai
tempat penyimpanan sedangkan data adalah representasi fakta dunia nyata yang mewakili
suatu obyek yang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks. Prinsip utama basis data
adalah untuk pengaturan data dan tujuan utamanya adalah kemudahan dan kecepatan dalam
pengambilan kembali data.
Basis data digunakan untuk menyimpan, memanipulasi dan mengambil data hampir
semua tipe perusahaan termasuk bisnis, pendidikan, rumah sakit, pemerintahan dan
perpustakaan.
Basis data dapat menghindari adanya data redudancy. Data redudancy adalah
duplikasi data dimana beberapa file memiliki data yang sama sehingga menyebabkan
pemborosan kapasitas media penyimpanan. Dengan menggunakan basis data, perubahan,
penambahan dan penghapusan suatu data lebih mudah dilakukan.Basis data juga mendukung
pengaksesan suatu resource secara bersama – sama oleh lebih dari sebuah aplikasi.
Sistem basis data ini lebih dikenal dengan istilah DataBase Management System
(DBMS).
4
DBMS adalah sistem penyimpanan dan pengambilan data yang mengijinkan
beberapa aplikasi untuk mengakses data tersebut dalam sebuah sistem terpadu sehingga tidak
terjadi data redudancy dan integritas data dapat dipertahankan. Berikut ini adalah gambar
dari sebuah DBMS yang mengatur penyimpanan data di dalam database serta bertugas
sebagai media penghubung antara aplikasi dengan database.
Gambar DBMS
Contoh-contoh dari DBMS yaitu:
· Oracle
· SQL Server
· Informix
· DB2
II.3 Client Server Programming
Client-Server Programming adalah suatu jenis teknologi yang menghubungkan
Client dan server dalam suatu proses pada aplikasi
Langkah – langkah dalam Client Server Programming untuk server adalah sebagai
berikut:
1. Socket
Socket digunakan sebagai alamat dari server. Socket ini memiliki atribut alamat IP
(Internet Protocol) dan port yang dipakai oleh server.
2. Bind
Setelah socket dibangun, alamat IP dan port akan disatukan menjadi satu bagian dan
di bind ke sistem.
3. Listen
Setelah di bind server akan memasuki fase listen dimana pada fase ini server akan
mendengarkan apakah ada client terhubung dengannya.
4. Accept
Apabila ada permintaan dari client maka server akan menanggapinya dan
membangun hubungan dengan client tersebut.
5. Read
Server kemudian akan melakukan proses pembacaan paket data yang dikirim oleh
client
6. Write
Aplikasi
Aplikasi
Aplikasi
DBMS
Database
5
Server juga dapat melakukan pengiriman paket data melalui koneksi tersebut.
7. Close
Apabila server menerima pesan bahwa client terputus atau memutuskan hubungan
maka server akan memutuskan koneksi dan menutup port yang digunakan untuk koneksi
client tersebut.
Langkah – langkah dalam Client Server Programming untuk client hampir sama
dengan server perbedaannya adalah pada client tidak terdapat proses listen.
II.4 Barcode Scanner
Pembacaan barcode dilakukan dengan menggunakan photosensor untuk
mengkonversikan barcode yang dibaca ke sinyal elektrik. Pembacaan dilakukan dari awal
kemudian sampai ke akhir dimulai dari kiri ke kanan atau sebaliknya. Cara pembacaan adalah
dengan mengukur lebar dari pola berwarna hitam dan pola yang berwarna putih, dan
menerjemahkan perbedaan pola tersebut ke dalam bentuk karakter dan mengirimkannya ke
komputer.
Gambar Contoh Barcode
Setiap barcode dimulai dengan special start character dan special stop character yang
membantu scanner mendeteksi barcode dan mengetahui pembacaan barcode dimulai dari
kiri (awal) atau dari kanan (akhir).



Analisa dan Desain Aplikasi
Analisa dan desain aplikasi ini dibagi atas 2 bagian yaitu analisa tujuan dan analisa
proses aplikasi.
III.1 Analisa Tujuan
Tujuan dari aplikasi ini adalah :
1. Mencatat setiap transaksi pemakaian komputer di laboratorium IT Universitas
Kristen Maranatha.
2. Mengetahui apakah suatu user itu menempati tempatnya dengan benar.
3. Melakukan tindakan pencegahan terhadap pengunaan komputer oleh user yang tidak
menempati tempatnya dengan benar.
NO Kejadian (Event) NO Respon aplikasi
1
Staf memasukan
nomor mahasiswa
dan nomor
komputer
mahasiswa
6
NO Kejadian (Event) NO Respon aplikasi
2
Memeriksa nomor
mahasiswa dan
komputer dengan
syarat :
Apabila nrp atau
nomor komputer
tidak terdaftar
munculkan pesan
kesalahan
3
Pesan “nomor
mahasiswa tidak
terdaftar” atau
“Nomor komputer
tidak ada”
4
Apabila nomor
mahasiswa sudah
masuk atau
komputer sedang
dipakai munculkan
pesan kesalahan
5
Pesan “nomor
mahasiswa sudah
masuk” atau
“Komputer sedang
dipakai”
6
Apabila nomor
mahasiswa sudah
masuk dan komputer
sedang dipakai, ubah
status user menjadi
‘K’. restart komputer
client.
7
Apabila nomor
mahasiswa belum
masuk dan komputer
belum dipakai
tambah data
pemakaian dengan
status ’I’
III.2 Analisa Proses Aplikasi
Sebelum menggunakan aplikasi ini, staf laboratorium harus memasukan data
komputer kedalam database. Data ini berupa nomor komputer dan IP Address dari komputer.
Untuk memasukan data komputer tersebut, staf dapat menggunakan form data
komputer.
7
Gambar Form Data Komputer
Sebelumnya menggunakan laboratorium komputer, pengguna harus mendaftarkan
diri kepada staf laboratorium sehingga informasi pengguna ada didalam database.
Untuk memasukan informasi pengguna ini staf dapat menggunakan form data
mahasiswa.
Gambar Form Data Mahasiswa
Ketika pengguna ingin menggunakan komputer didalam laboratorium, Staf akan
memasukan data pengguna kedalam form pemakaian. Data pengguna ini terdiri atas nomor
mahasiswa dan nomor komputer yang akan dipakai.
8

Gambar Form Pemakaian Komputer
Data yang dimasukan tersebut akan diperiksa oleh aplikasi. Apabila pengguna atau
nomor komputer tidak terdaftar dalam database, aplikasi akan memunculkan pesan pengguna
atau nomor komputer tidak terdaftar. Apabila pengguna atau nama komputer sudah masuk
maka aplikasi akan mengeluarkan pesan bahwa pengguna atau nomor komputer tersebut
sudah masuk. Apabila nomor mahasiswa dan nomor komputer belum masuk maka data
mahasiswa, data komputer, waktu masuk, tanggal masuk dan status yang bernilai ‘I’ akan
ditambahkan ke dalam database.
Ketika pengguna selesai menggunakan komputer, staf akan memasukan kembali data
mahasiswa ke dalam form pemakaian. Aplikasi akan secara otomatis mengupdate database
pengguna tersebut dan menambahkan waktu keluar sekaligus merubah status menjadi ‘K’.
Ketika pengguna melakukan akses masuk, informasi pengguna akan di ambil dan
dikirim ke server oleh aplikasi yang ada di komputer client.
Staf dapat melihat status pengguna yang melakukan tindakan akses masuk komputer
pada form server.
Gambar Form Status Server
Form server ini juga secara otomatis memeriksa apakah pengguna tersebut memiliki
hak untuk memakai komputer tersebut dengan cara membandingkan data yang ada dalam
database dengan informasi pengguna yang dikirimkan client.
9
Jika pengguna menempati komputer yang sesuai dengan yang tercatat dalam database
maka server akan menampilkan pesan bahwa pengguna berhak melakukan akses masuk. Jika
tidak maka server akan mengirim sinyal restart ke komputer client dan menampilkan pesan
bahwa terjadi akses masuk oleh pengguna yang tidak berhak.
Aplikasi ini juga dapat menampilkan laporan yang berisi informasi pemakaian
komputer dalam bentuk hardcopy maupun softcopy.
Fasilitas untuk melihat laporan pemakaian komputer ini tersedia pada form laporan
Form Laporan Pemakaian

Kesimpulan dan Saran
Aplikasi “Absensi Lab 2004” ini memiliki kemampuan sebagai berikut:
1. Menyimpan informasi mahasiswa yang terdiri dari nomor mahasiswa dan nama
mahasiswa.
2. Menyimpan informasi komputer yang terdiri dari IP komputer dan nama komputer.
3. Menyimpan informasi pemakaian komputer .
4. Menghalangi akses masuk oleh pengguna yang tidak berhak atau yang tidak terdaftar.
Selain memiliki kemampuan tersebut aplikasi ini juga memiliki beberapa kekurangan
yang harus diperhatikan yaitu:
1. Proses instalasi harus memakai default path. Hal ini disebabkan aplikasi ini belum
memiliki kemampuan untuk menentukan path directory.
2. Akses masuk sistem operasi windows dengan menggunakan ‘safe mode’ masih diijinkan
sehingga pengguna yang mengetahui password administrator lokal dapat mengakses
komputer.oleh karena itu disarankan administrator dapat menyimpan passwordnya
dengan baik dan melakukan perubahan password secara berkala.
3. Konfigurasi aplikasi masih dalam bentuk teks yang tidak tersandikan (tidak ada
encryption).
Daftar Pustaka
[1] Deitel, H. M., P. J. Deitel, J.Listfield, T. R. Nieto, C.Yaeger, M. Zlatkina. C# How To
Program .Upper Saddle River,NJ:Prentice Hall, 2002.
[2] Manfre, M. Creating A Windows Service With C# .
[Tanggal Akses: 25 Oktober 2004].
[http://www.devhood.com].
10
[3] SoftTech Developer.Get Current Logged On User.
[Tanggal Akses: 25 Oktober 2004].
[http://www.planetsourcecode.com].
[4] Mössenböck, H. Advanced C#. University of Linz, Austria 2004.
[5] Schult, W. and A. Polze. Aspect-Oriented Programming with C# and .NET. Hasso-
Plattner-Institute. University Potsdam, Germany 2004.
[6] Object-Oriented Frameworks for Network Programming.
[Tanggal Akses: 27 Oktober 2002].
[7] Mayo, J. Beginners’s C# Tutorial. CSharp Station.
[Tanggal Akses: 22 September 2003].
[http://www.csharp-station.com].
[8] Imbar, R.V.(2004), ‘Pengembangan Perangkat Lunak Sistem Absensi Laboratorium
Dengan Menggunakan Barcode Scanner di Universitas Kristen Maranatha’,
Universitas Kristen Maranatha.
[9] Subrata, L. R.(2003) ‘Object Oriented and Design’. Universitas Kristen Maranatha,
Bandung.
[10] Setiawan, E.(2003) ‘Modul Praktikum Basis Data’. Universitas Kristen Maranatha,
Bandung.
[11] Bunyamin, H.(2003), ‘Aplikasi POS (Point of Sales)’. Universitas Kristen Maranatha,
Bandung.

Jumat, 23 April 2010

SALAM PRAMUKA

Baris Berbaris

PERATURAN BARIS BARIS (P.B.B)

( Bag. I )



Peraturan Baris Berbaris yang digunakan di lingkungan Pramuka ada dua macam yakni Baris berbaris menggunakan tongkat dan tanpa tongkat. Untuk baris berbaris menggunakan tongkat memiliki tata cara tersendiri di lingkungan Pramuka. Adapun baris berbaris tanpa menggunakan tongkat mengikuti tata cara yang telah diatur dalam Peraturan Baris Berbaris milik TNI/POLRI .



Apa itu Baris Baerbaris ?

1. Baris Berbaris

a. Pengertian

Baris berbaris adalah suatu ujud latuhan fisik, yang diperlukan guna menanamkan kebiasaan dalam tata cara kehidupan yang diarahkan kepada terbentuknya suatu perwatakan tertentu.

b. Maksud dan tujuan

1) Guna menumbuhkan sikap jasmani yang tegap tangkas, rasa disiplin dan rasa tanggung jawab.

2) Yang dimaksud dengan menumbuhkan sikap jasmani yang tegap tangkas adalah mengarahkan pertumbuhan tubuh yang diperlukan oleh tugas pokok, sehingga secara jasmani dapat menjalankan tugas pokok tersebut dengan sempurna.

3) Yang dimaksud rasa persatuan adalah adanya rasa senasib sepenanggungan serta ikatan yang sangat diperlukan dalam menjalankan tugas.

4) Yang dimaksud rasa disiplin adalah mengutamakan kepentingan tugas di atas kepentingan pribadi yang pada hakikatnya tidak lain daripada keikhlasan penyisihan pilihan hati sendiri.

5) Yang dimaksud rasa tanggung jawab adalah keberanian untuk bertindak yang mengandung resiko terhadap dirinya, tetapi menguntungkan tugas atau sebaliknya tidak mudah melakukan tindakan-tindakan yang akan dapat merugikan.



1. Aba-aba

a. Pengertian

Aba-aba adalah suatu perintah yang diberikan oleh seseorang Pemimpin kepada yang dipimpin untuk dilaksanakannya pada waktunya secara serentak atau berturut-turut.

b. Macam aba-aba

Ada tiga macam aba-aba yaitu :

1) Aba-aba petunjuk

2) Aba-aba peringatan

3) Aba-aba pelaksanaan

1. Aba-aba petunjuk dipergunakan hanya jika perlu untuk menegaskan maksud daripada aba-aba peringatan/pelaksanaan.

Contoh:

a) Kepada Pemimpin Upacara-Hormat - GERAK

b) Untuk amanat-istirahat di tempat - GERAK

2. Aba-aba peringatan adalah inti perintah yang cukup jelas, untuk dapat dilaksanakan tanpa ragu-ragu.

Contoh:

a) Lencang kanan - GERAK

(bukan lancang kanan)

b) Istirahat di tempat - GERAK (bukan ditempat istirahat)

3. Aba-aba pelaksanaan adalah ketegasan mengenai saat untuk melaksanakan aba-aba pelaksanan yang dipakai ialah:

a) GERAK

b) JALAN

c) MULAI

a. GERAK: adalah untuk gerakan-gerakan kaki yang dilakukan tanpa meninggalkan tempat dan gerakan-gerakan yang memakai anggota tubuh lain.

Contoh:

-jalan ditempat -GERAK

-siap -GERAK

-hadap kanan -GERAK

-lencang kanan -GERAK

b. JALAN: adalah utuk gerakan-gerakan kaki yang dilakukan dengan meninggalkan tempat.

Contoh:

-haluan kanan/kiri - JALAN

-dua langkah ke depan -JALAN

-satu langkah ke belakang - JALAN

Catatan:

Apabila gerakan meninggalkan tempat itu tidak dibatasi jaraknya, maka aba-aba harus didahului dengan aba-aba peringatan –MAJU

Contoh:

-maju - JALAN

-haluan kanan/kiri - JALAN

-hadap kanan/kiri maju - JALAN

-melintang kanan/kiri maju -J ALAN

Tentang istilah: “maju”

· Pada dasarnya digunakan sebagai aba-aba peringatan terhadap pasukan dalam keadaan berhenti.

· Pasukan yang sedang bergerak maju, bilamana harus berhenti dapat diberikan aba-aba HENTI.

Misalnya:

· Ada aba-aba hadap kanan/kiri maju - JALAN karena dapat pula diberikan aba-aba : hadap kanan/kiri henti GERAK.

· Ada aba-aba hadap kanan/kiri maju-JALAN karena dapat pula diberikan aba-aba : hadap kanan/kiri henti GERAK.

· Balik kana maju/JALAN, karena dapat pula diberikan aba-aba : balik kana henti-GERAK.

Tidak dapat diberikan aba-aba langkah tegap maju JALAN, aba-aba belok kanan/kiri maju-JALAN terhadap pasukan yang sedang berjalan dengan langkah biasa, karena tidak dapat diberikan aba-aba langkah henti-GERAK, belok kanan/kiri-GERAK.



Tentang aba-aba : “henti”

Pada dasarnya aba-aba peringatan henti digunakan untuk menghentikan pasukan yang sedang bergerak, namun tidak selamanya aba-aba peringatan henti ini harus diucapkan.

Contoh:

Empat langkah ke depan –JALAN, bukan barisan – jalan. Setelah selesai pelaksanaan dari maksud aba-aba peringatan, pasukan wajib berhenti tanpa aba-aba berhenti.

c. MULAI : adalah untuk dipakai pada pelaksanaan perintah yang harus dikerjakan berturut-turut.

Contoh:

-hitung -MULAI

-tiga bersaf kumpul -MULAI



4. Cara memberi aba-aba

a) Waktu memberi aba-aba, pemberi aba-aba harus berdiri dalam sikap sempurna dan menghadap pasukan, terkecuali dalam keadaan yang tidak mengijinkan untuk melakukan itu.

b) Apabila aba-aba itu berlaku juga untuk si pemberi aba-aba, maka pemberi aba-aba terikat pada tempat yang telah ditentukan untuknya dan tidak menghadap pasukan.

Contoh: Kepada Pembina Upacara – hormat – GERAK

Pelaksanaanya :

· Pada waktu memberikan aba-aba mengahdap ke arah yang diberi hormat sambil melakukan gerakan penghormatan bersama-sama dengan pasukan.

· Setelah penghormatan selesai dijawab/dibalas oleh yang menerima penghormatan, maka dalm keadaan sikap sedang memberi hormat si pemberi aba-aba memberikan aba-aba tegak : GERAK dan kembali ke sikap sempurna.

c) Pada taraf permulaan aba-aba yang ditunjukan kepada pasukan yang sedang berjalan/berlari, aba-aba pelaksanaan gerakannya ditambah 1 (satu) langkah pada waktu berjala, pada waktu berlari ditambah 3 (tiga) langkah.

· Pada taraf lanjutan, aba-aba pelaksanaan dijatuhkan pada kaki kanan ditambah 2 (dua) langkah untuk berjalan / 4 (empat) langkah untuk berlari.

d) Aba-aba diucapkan dengan suara nyaring-tegas dan bersemangat.

e) Aba-aba petunjuk dan peringatan pada waktu pengucapan hendaknya diberi antara.

f) Aba-aba pelaksanaan pada waktu pengucapan hendaknya dihentakkan.

g) Antara aba-aba peringatan dan pelaksanaan hendaknya diperpanjang disesuaikan dengan besar kecilnya pasukan.

h) Bila pada suatu bagian aba-aba diperlukan pembetulan maka dilakukan perintah ULANG !

Contoh: Lencang kanan = Ulangi – siap GERAK



Sumber/ Referensi :

1. Pedoman Penyelenggaraan Paskibraka - Depdiknas.

2. Peraturan Baris Berbaris - Pusdiklat TNI-AD

LIRIK LAGU ARMADA

A
Semuanya telah kuberi
A
dengan kesungguhan hati
D A
Untukmu hanya untukmu


A
Tak perlu kau tanya lagi
A
siapa pemilik hati ini
D A E
Kau tahu pasti dirimu


Bm
tolong lihat aku
Dm E
dan jawab pertanyaanku



Chorus
D Dm A
Mau dibawa kemana hubungan kita
Bm
jika kau terus menunda-nunda dan
Dm E
dan tak pernah nyatakan cinta
D Dm A
Mau dibawa kemana hubungan kita
Bm
Ku tak akan terus jalani
Dm E
tanpa ada ikatan pasti antara kau dan aku


Intro : A Bm D


A
Tak perlu kau tanya lagi
A
siapa pemilik hati ini
D A E
Kau tahu pasti dirimu


Bm
tolong lihat aku
Dm E
dan jawab pertanyaanku




Chorus
D Dm A
Mau dibawa kemana hubungan kita
Bm
jika kau terus menunda-nunda dan
Dm E
dan tak pernah nyatakan cinta
D Dm A
Mau dibawa kemana hubungan kita
Bm
Ku tak akan terus jalani
Dm E
tanpa ada ikatan pasti antara kau dan aku


Interlude : D A/C# Bm E
D A/C# Bm F#m C#m E


Bm
tolong lihat aku
Dm E
dan jawab pertanyaanku


MAU DI BAWA KEMANA HUBUNGAN KITA...

Chorus
D Dm A
Mau dibawa kemana hubungan kita
Bm
jika kau terus menunda-nunda dan
Dm E
dan tak pernah nyatakan cinta
D Dm A
Mau dibawa kemana hubungan kita
Bm
Ku tak akan terus jalani
Dm E
tanpa ada ikatan pasti antara kau dan aku
Outro A

Mengenal Metodologi Pengembangan Sistem Informasi

Pada saat dihadapkan pada pemilihan metodologi pengembangan sistem, banyak diantara kita yang akhirnya bingung. Padahal salah menentukan metodologi, dapat merembet ke penyusunan jadwal, staffing proyek, biaya dan lain-lain. Oleh karena itu, pemilihan metodologi menurut saya merupakan bagian yang lumayan penting, tidak hanya pada saat pengembangan sistem informasi namun juga pada pengembangan proyek-proyek lain.

Dalam pengembangan sebuah sistem, kita mengenal konsep SDLC (system development life cycle). Secara global definisi SDLC dapat dikatakan sebagai suatu proses berkesinambungan untuk menciptakan atau merubah sebuah sistem, merupakan sebuah model atau metodologi yang digunakan untuk melakukan pengembangan sistem. Dapat dikatakan dalam SDLC merupakan usaha bagaimana sebuah sistem informasi dapat mendukung kebutuhan bisnis, rancangan & pembangunan sistem serta delivering-nya kepada pengguna.

Browser Anda mungkin tidak bisa menampilkan gambar ini. Secara umum, tahapan SDLC meliputi proses perencanaan, analisis, desain dan implementasi.

Planning
Proses perencanaan biasanya lebih menekankan pada alasan mengapa sebuah sistem harus dibuat.

Analysis
Tahapan perencanaan ini kemudian dilanjutkan dengan proses analisis yang lebih menekankan pada siapa, apa, kapan dan dimana sebuah sistem akan dibuat.

Design
Sedangkan pada proses desain lebih menekankan kepada bagaimana sistem akan berjalan
Implementation
Tahap terakhir dilanjutkan dengan fase implementasi yaitu proses delivery-nya kepada pengguna.

Pendekatan formal tahapan pengembangan sistem disebut metodologi. Saat ini bermacam-macam metodologi dalam pengembangan sistem. Wah, tambah bingung aja milihnya dong.. Nggak usah kuatir, sampeyan dapat memilih metodologi yang tepat disesuaikan dengan kebutuhan proses bisnis dan data yang mendukungnya.

Beberapa metodologi yang biasa dikenal antara lain Structural Design, Rapid Application Development (RAD) dan Agile Development.

Structural Design

Browser Anda mungkin tidak bisa menampilkan gambar ini. Merupakan sebuah metode pengembangan sistem dimana antara satu fase ke fase yang lain dilakukan secara berurutan. Biasanya sebuah langkah akan diselesaikan terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke fase berikutnya. Keuntungan menggunakan metodologi ini requirement harus didefinisikan lebih mendalam sebelum proses coding dilakukan. Disamping itu metodologi ini memungkinkan sesedikit mungkin perubahan dilakukan pada saat proyek berlangsung. Namun, metodologi ini juga mempunyai beberapa kelemahan, diantaranya desain harus komplit sebelum programming dimulai, serta jika terjadi fase yang terlewati, maka biaya yang akan ditimbulkan akan lumayan besar.

Browser Anda mungkin tidak bisa menampilkan gambar ini. Bagian dari metodologi ini antara lain Waterfall Modeling dan Parallel Development. Berbeda dengan Waterfall Modeling, Parallel Development memungkinkan beberapa fase dilakukan secara bersama-sama untuk mempersingkat waktu.

Rapid Application Development (RAD)

Metodologi ini melakukan beberapa penyesuaian terhadap SDLC pada beberapa bagian sehingga lebih cepat untuk sampai ke tangan pengguna. metodologi ini biasanya mensyaratkan beberapa teknik dan alat2 khusus agar proses bisa cepat, misalnya melakukan sesi joint application development (JAD), penggunaan alat-alat computer aided software engineering (CASE Tools), kode generator dan lain-lain.

Browser Anda mungkin tidak bisa menampilkan gambar ini. Beberapa kategori RAD misalnya Phased Development, Prototyping dan Throw-away Prototyping. Phased Development membagi sistem secara keseluruhan menjadi beberapa versi sistem. Setelah desain untuk versi pertama selesai maka akan dilanjutkan ke implementasi. Setelah versi pertama terselesaikan, maka pengembang akan memulai lagi ke versi selanjutnya.

Browser Anda mungkin tidak bisa menampilkan gambar ini. Metodologi prototyping melakukan analisis, desain dan implementasi secara bersamaan, kemudian dilakukan secara berulang-ulang untuk mendapat review dari pengguna. Sebuah prototiping adalah sebuah sistem dalam fungsi yang sangat minimal.
Browser Anda mungkin tidak bisa menampilkan gambar ini. Sedangkan metodologi Throwaway Prototyping hampir sama dengan metodologi Prototyping. Perbedaannya bahwa pada metodologi ini, analisis dilakukan lebih mendalam lagi.

Agile Development

Bisa dikatakan ini merupakan metodologi yang lebih cepat dalam pengembangan sebuah sistem informasi. Metodologi ini melakukan perampingan pada proses pemodelan dan pembuatan dokumentasi. Pengembangan metodologi ini adalah eXtreme Programming dan Scrum.


Materi UAS Perancangan Sistem Informasi :

1. DFD
2. ERD
3. HIPO
4. Bagan Terstruktur
5. Perancangan Input-Output



Soal-soal Latihan Perancangan Sistem Informasi



Contoh DFD.

Browser Anda mungkin tidak bisa menampilkan gambar ini.


Contoh Soal :

1. Diagram di atas menggambarkan prosedur utama dari sistem perpustakaan online, diagram tersebut merupakan bagian dari data flow diagram, yaitu :
1. Diagram Konteks
2. Diagram Zero
3. Diagram Detail
4. Diagram Level 1



2. DFD di atas terdiri dari 2 terminator dan 2 proses, yang merupakan terminator dari DFD tersebut adalah :
1. Mahasiswa dan Dosen
2. Pemesanan Buku dan Buku
3. Cari Buku dan Pemesanan Buku
4. Mahasiswa dan Buku



3. Di bawah ini merupakan input yang diterima proses Cari Buku :
1. Data Buku
2. Daftar Buku
3. Data Pemesanan
4. Status Buku




4. Pernyataan yang paling benar untuk alur data Status Buku adalah :
1. Status buku merupakan data yang dihasilkan dari proses cari buku
2. Status buku akan disimpan pada data store pemesanan buku
3. Status buku merupakan data yang akan digunakan oleh proses pesan buku
4. Status buku merupakan bagian dari data buku yang akan diupdate setiap terjadi pemesanan buku



5. Pada sistem di atas datastore buku mengalami :
1. Pembacaan (Read)
2. Penulisan (Write)
3. Pengupdatean
4. Penghapusan

Contoh ERD


Browser Anda mungkin tidak bisa menampilkan gambar ini.



1. Jenis Participation Constraint dari ERD di atas adalah :

1. Partial Paticipation c. Partition Participation
2. Total Participation d. Cardinality Participation



2. Atribut Key dari ERD diatas adalah :
1. NPM & Kode_buku c. NPM & Judul_Buku
2. Nama Depan & Nama Belakang d. Umur & Hobi



3. Alamat merupakan atribut :
1. Single c. Composite
2. Multivalue d. Derivatif



4. Hobi merupakan atribut :
1. Multivalue c. Composite
2. Single d. Derivatif



5. Nama merupakan atribut :
1. Composite c. Single
2. Multivalue d. Derivatif



6. Transformasi dari ERD di atas ke dalam bentuk tabel RDBMS yang sudah dalam bentuk normal kedua (2NF) menghasilkan :
1. 3 Tabel dengan key NPM, Kode Buku dan NPM + Kode Buku
2. 3 Tabel dengan key NPM, Kode Buku dan Tgl_Pesan
3. 2 Tabel dengan key NPM dan Kode Buku
4. 1 Tabel dengan key NPM



7. Derajat dari ERD tersebut adalah :
1. M:N c. Unary
2. N:M d. Binary




Contoh HIPO

Browser Anda mungkin tidak bisa menampilkan gambar ini.


1. HIPO (Hierarchycal plus Input Proses Output) merupakan alat perancangan sistem terstruktur yang bergantung terhadap fungsi, fungsi-fungsi yang terdapat pada diagram HIPO di atas adalah :
1. Input dan Output

b. Cari Buku dan Pesan Buku

3. Buku dan Anggota
4. Pemesanan buku dan Pilihan



2. File Anggota merupakan input dari fungsi :
1. Cari Buku
2. Pesan Buku
3. Buku
4. Pemesanan Buku



3. Pesan kesalahan merupakan output dari :
1. Cari Buku
2. Pesan Buku
3. a dan b benar
4. a dan b salah




Contoh Bagan Terstruktur

Browser Anda mungkin tidak bisa menampilkan gambar ini.

Contoh Soal :

1. Couple Data dari diagram di atas adalah :

1. Data Buku, Data Penjualan
2. Input Jumlah Buku dan Hitung Total Penjualan
3. A, b salah
4. A, b benar



2. Modul dari diagram di atas adalah :
1. Data Buku, Data Penjualan
2. Input Jumlah Buku dan Hitung Total Penjualan
3. A, b salah
4. A, b benar



Contoh Flowchart

Browser Anda mungkin tidak bisa menampilkan gambar ini.

Contoh Soal :

1. Flowchart di atas merupakan flowchart untuk proses :
1. Cek apakah mahasiswa atau dosen yang bersangkutan merupakan anggota
2. Pendaftaran Anggota baru
3. Pengupdatean NPM dan NIM
4. Pemesanan buku



2. Flowchart di atas merupakan :
1. Dokumen Flowchart
2. Proses Flowchart
3. Sistem Flowchart
4. Program Flowchart



3. Jika A.Tgl_Lahir tidak sama dengan Tgl_Lahir, maka :
1. Muncul pesan “NPM/NIP tidak ada”
2. Muncul pesan “NPM/NIP dan Tanggal Lahir tidak cocok”
3. Muncul pesan “Tanggal Lahir salah”
4. Selesai

Senin, 12 April 2010

when saw this heart was at peace,,,
if with this sport will always miss you,,
love and affection to me will never fade,,
despite the obstacles facing many obstacles I had a past filled with sacrifice and sincerity of my heart,,
do not want to lose you,,,
do not want to leave you,,
do not want to make you cry,,
I honestly love the whole movement of your body,,
I honestly love you so I love more than myself,,,
no other woman other than just yourself,,
was not tired I take care,,,
was not tired I love you,,,
I did not come with a saturated all the time though,,
will never be willing to see me with another man,,
love is in my heart this is the love that you gave me,,
This love for you is only one,,,
all my heart and my feelings beg of you,,
I never lef yes dear,,,

DOA SELAMAT

Allaahumma innaa nas-aluka salaamatan fiddiini, wa’aafiyatan fil jasadi, wa ziyaadatan fil ‘ilmi, wa barakatan fir-rizqi, wa taubatan qablal mauti, wa rahmatan ‘indal mauti, wa maghfiratan ba’dal mauti.
Allaahumma hawwin ‘alainaa fii sakaraatil mauti, wannajaata minan-naari, wal ‘afwa ‘indal hisaabi.
Rabbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’da idz-hadaitanaa wahab lanaa min ladunka rahmatan innaka antal-wahhab.
Rabbanaa aatinaa fid-dun-yaa hasanatan, wa fil aakhirati hasanatan, wa qinaa ‘adzaaban-naari.
Artinya :
Ya Allah, kami mohon kepada-Mu akan keselamatan dalam agama, kesehatan dalam badan, bertambah dalam ilmu, keberkatan dalam rejeki, taubat sebelum mati, rahmat ketika mati, dan ampunan sesudah mati.
Ya Allah, ringankanlah kami ketika sakratul maut, dan selamatkanlah kami dari siksa api neraka, dan memdapat ampunan di hari perhitungan amal.
Ya Allah Tuhan kami, janganlah Engkau sesatkan kami sesudah mendapat petunjuk, berilah kami rahmat dari sisi-Mu. Karena sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemurah.
Ya Allah Tuhan kami, berilah kami kebahagiaan di dunia dan kesejahteraan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka.
biru
Warna ini melambangkan ketenangan yang sempurna. Mempunyai kesan menenangkan pada tekanan darah, denyut nadi, dan tarikan nafas. Sementara semua menurun, mekanisme pertahanan tubuh membangun organisme. dan bisa dibilang seorang pecinta biru dapat dipercaya, sangat kreatif, tapi terkadang mereka sangat boros. 1.Biru Tua : Warna ini melambangkan perasaan yang mendalam. Sifatnya : Konsentrasi, kooperatif, cerdas, perasa, integratif. Pengaruhnya : Tenang, Bijaksana, Tidak Mudah Tersinggung, Ramai kawan. 2.Biru Muda : Warna ini melambangkan keanjalan dari cita-cita. Sifatnya : Bertahan, Protektif, Tidak Berubah fikiran. Pengaruhnya : Keras Kepala, Teguh, Sering Bangga Diri, Berpendirian tetap. *Respon Psikologi:* Kepercayaan, Konservatif, Keamanan, Tehnologi, Kebersihan, Keteraturan. *Catatan: *Banyak digunakan sebagai warna pada logo Bank di Amerika Serikat untuk memberikan kesan ‘kepercayaan’

i am yours